kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Belanja Negara Sisa Rp 934,5 Triliun, Ekonom Sebut Sulit Terserap Dua Bulan Tahun Ini


Rabu, 03 Desember 2025 / 18:40 WIB
Belanja Negara Sisa Rp 934,5 Triliun, Ekonom Sebut Sulit Terserap Dua Bulan Tahun Ini
ILUSTRASI. ilustrasi anggaran pendapatan dan belanja negara APBN dari menteri kementerian keuangan kemkeu kemenkeu sri mulyani indrawati


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pemerintah perlu membelanjakan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) sebesar Rp 934,5 triliun, di November dan Desember 2025.

Hingga Oktober 2025, realisasi belanja negara baru mencapai Rp 2.593 triliun atau 73,5% dari outlook sebesar Rp 3.527,5 triliun.

Head of Macroeconomics and Financial Market Research Bank Mandiri, Dian Ayu Yustina menilai, realisasi belanja Rp 934,5 triliun tersebut tidak akan sepenuhnya terserap di akhir tahun, sekalipun terdapat banyak stimulus yang digelontorkan pemerintah pada kuartal IV-2025.

Baca Juga: Purbaya Sebut Revisi Undang-Undang P2SK Perkuat Sinergi Kebijakan Fiskal-Moneter

“Karena sudah tinggal dua bulan lagi, mungkin agak sulit ya,” tutur Dian kepada Kontan, Rabu (3/12/2025).

Dengan perkiraan tersebut, outlook defisit APBN 2025 diperkirakan tidak akan mencapai 2,78% dari Produk Domestik Bruto (PDB), atau hanya akan mencapai 2,5% dari PDB, selaras dengan yang ada dalam target APBN sebesar 2,53% dari PDB.

Meski demikian, Dian menilai, apabila belanja Rp 934,5 triliun, di periode November dan Desember 2025 bisa terealisasi sepenuhnya, maka belanja tersebut berkontribusi ke  pertumbuhan ekonomi di kuartal IV 2025 yang diperkirakan mencapai 5,08%, meningkat dari kuartal sebelumnya sebesar 5,04%.

Sehingga pada keseluruhan tahun, Ekonom Bank Mandiri memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan sebesar kisaran 5% hingga 5,1%.

Proyeksi tersebut, lebih rendah dari target dalam APBN 2025 yang direncanakan pemerintah sebesar 5,2%. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×