kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.663.000   -6.000   -0,22%
  • USD/IDR 16.917   7,00   0,04%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

Belanja Negara Sisa Rp 934,5 Triliun, Ekonom Sebut Sulit Terserap Dua Bulan Tahun Ini


Rabu, 03 Desember 2025 / 18:40 WIB
Belanja Negara Sisa Rp 934,5 Triliun, Ekonom Sebut Sulit Terserap Dua Bulan Tahun Ini
ILUSTRASI. ilustrasi anggaran pendapatan dan belanja negara APBN dari menteri kementerian keuangan kemkeu kemenkeu sri mulyani indrawati


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pemerintah perlu membelanjakan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) sebesar Rp 934,5 triliun, di November dan Desember 2025.

Hingga Oktober 2025, realisasi belanja negara baru mencapai Rp 2.593 triliun atau 73,5% dari outlook sebesar Rp 3.527,5 triliun.

Head of Macroeconomics and Financial Market Research Bank Mandiri, Dian Ayu Yustina menilai, realisasi belanja Rp 934,5 triliun tersebut tidak akan sepenuhnya terserap di akhir tahun, sekalipun terdapat banyak stimulus yang digelontorkan pemerintah pada kuartal IV-2025.

Baca Juga: Purbaya Sebut Revisi Undang-Undang P2SK Perkuat Sinergi Kebijakan Fiskal-Moneter

“Karena sudah tinggal dua bulan lagi, mungkin agak sulit ya,” tutur Dian kepada Kontan, Rabu (3/12/2025).

Dengan perkiraan tersebut, outlook defisit APBN 2025 diperkirakan tidak akan mencapai 2,78% dari Produk Domestik Bruto (PDB), atau hanya akan mencapai 2,5% dari PDB, selaras dengan yang ada dalam target APBN sebesar 2,53% dari PDB.

Meski demikian, Dian menilai, apabila belanja Rp 934,5 triliun, di periode November dan Desember 2025 bisa terealisasi sepenuhnya, maka belanja tersebut berkontribusi ke  pertumbuhan ekonomi di kuartal IV 2025 yang diperkirakan mencapai 5,08%, meningkat dari kuartal sebelumnya sebesar 5,04%.

Sehingga pada keseluruhan tahun, Ekonom Bank Mandiri memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan sebesar kisaran 5% hingga 5,1%.

Proyeksi tersebut, lebih rendah dari target dalam APBN 2025 yang direncanakan pemerintah sebesar 5,2%. 

Selanjutnya: Begini Langkah IPCC Jamin Kelancaran Arus Logistik Jelang Nataru 2025/2026

Menarik Dibaca: Bisakah Kolesterol yang Tinggi Sebabkan Sakit Kepala? Ini Faktanya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies Investing From Zero

[X]
×