kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   0,00   0,00%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Mantan Direktur Jawa Pos terpilih jadi Ketua BUMD


Jumat, 09 Maret 2012 / 20:44 WIB
ILUSTRASI. Kinerja sejumlah saham barang konsumsi (consumer goods) kurang mengesankan sepanjang tahun ini.


Reporter: Edy Can | Editor: Edy Can


JAKARTA. Arif Afandi, bekas bawahan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan terpilih menjadi Ketua Umum Badan Kerjasama Badan Usaha Milik Daerah Seluruh Indonesia. Arif sebelumnya pernah menjabat sebagai mantan Pemimpin Redaksi dan Direktur Jawa Pos Arif Afandi.

Arif terpilih dalam Musyawarah Nasional IV di Hotel Borobudur, Jakarta, yang berlangsung Jumat (9/3). Presiden Direktur Wira Jatim Grup yang diusulkan asosiasi sektoral seperti perusahaan air minum, bank daerah, Asosiasi Pasar Seluruh Indonesia dan Bank Perkreditan Rakyat Daerah terpilih secara aklamasi.

Sekretaris Jenderal BKS BUMD Syauqi Soeratno mengatakan, Arif terpilih karena dianggap berhasil membenahi BUMD bidang aneka usaha milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Menurutnya, Arif yang mantan Wakil Walikota Surabaya mempunyai akses yang luas dengan para pengambil kebijakan maupun para pebisnis Indonesia.

Soeratno berharap terpilihnya Arif ini bisa mengangkat derajat BUMD. Selain itu, dia diharapkan bisa memperjuangkan Undang-Undang BUMD yang macet. "Selama menunggu lahirnya Undang-Undang BUMD, kami menyarankan BUMD menjadi Perseroan Terbatas dan mengikuti Undang-Undang Perseroran Terbatas sebagai payung hukumnya,'' katanya dalam rilis yang disampaikan ke KONTAN, Jumat (9/3).

Catatan saja, Dahlan Iskan adalah pendiri sekaligus pemilik Jawa Pos. Arif pernah menggantikan Dahlan Iskan sebagai Direktur PT Panca Wira Usaha yang mundur pada 24 Desember 2009. Ketika itu, Dahlan diangkat menjadi Direktur Utama PT PLN. Panca Wira Usaha merupakan BUMD milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Terpilihnya Arif ini menandai semakin banyak orang dekat Dahlan yang muncul ke permukaan. Sebelumnya, Ismed Hasan Putro yang juga mantan wartawan Jawa Pos juga terpilih sebagai Direktur Utama PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×