kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.810.000   -40.000   -1,40%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Begini kata ahli soal tes COVID-19 dengan metode kumur PCR


Selasa, 06 Juli 2021 / 16:25 WIB
Begini kata ahli soal tes COVID-19 dengan metode kumur PCR
ILUSTRASI. Mobile Laboratorium Bio Safety Level (BSL) 3 milik Bio Farma untuk pemeriksaan tes PCR COVID-19 di RSP Fakultas Kedokteran Unpad, Bandung, Jawa Barat, Jumat (12/6/2020). ANTARA FOTO/M Agung Rajasa.


Sumber: Kompas.com | Editor: S.S. Kurniawan

Tes Covid-19 PCR kumur Bio Saliva diteliti dengan melibatkan 400 lebih sampel dari pasien positif COVID-19, baik pasien rawat jalan maupun rawat inap, dan riset validasi selama 7 bulan. 

Uji validasi telah dilakukan bersama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro, Rumah Sakit Nasional Diponegoro, dan Rumah Sakit Dokter Kariadi (RSDK). 

Alat deteksi Covid-19 dengan metode kumur ini telah memiliki izin edar dari Kementerian Kesehatan pada 1 April 2021. 

Bio Saliva nosa mendeteksi hingga angka CT 40 dan diklaim memiliki kinerja yang sangat baik untuk CT kurang dari 35 dengan sensitivitas hingga 93,57 persen.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Penjelasan Ahli soal Tes PCR Kumur, serta Bedanya dengan Swab PCR dan Rapid Antigen"

Penulis: Ahmad Naufal Dzulfaroh
Editor: Rizal Setyo Nugroho

Selanjutnya: Kontak erat dengan orang positif Covid-19? Ini yang harus Anda lakukan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×