kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Banyak investor minat, pemerintah siapkan tiga skema pendanaan ibukota baru


Kamis, 27 Februari 2020 / 10:00 WIB


Reporter: Syamsul Ashar | Editor: Syamsul Azhar

KONTAN.CO.ID - Pemerintah telah menyiapkan perencanaan detil dan teknis sebelum merealisasikan pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke ibukota baru di wilayah Penajam Paser Utara dan Kutai Kertanegara Kalimantan Timur. 

Perencanaan pemindahan ibu kota ini juga menyangkut kebutuhan anggaran cukup besar di tahap awal, yakni mencapai Rp 466 triliun.

Dalam kalkulasi pemerintah dari total anggaran sebesar itu akan menggunakan bujet dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) lima tahun ke depan sekitar Rp 96 triliunan.

Baca Juga: Investor sudah antre, berikut tahapan pemindahan ibukota dari Jakarta ke ibukota baru  

Sementara untuk swasta murni yang diharapkan masuk menggarap proyek di ibukota baru investasinya ditargetkan sekitar Rp 120 triliunan.

Lalu sisanya akan ditawarkan dengan mekanisme Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Proyeksi kebutuhan investasi yang akan dialokasikan untuk proyek KPBU mencapai Rp 265,2 triliun.

Begini perincian alokasi dana pemindahan ibu kota :

SELANJUTNYA>>>




TERBARU

[X]
×