kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Bantahan Sinar Mas: Bocoran belum tentu benar


Jumat, 05 April 2013 / 13:07 WIB
ILUSTRASI. Saham-saham ini banyak dilego asing jelang tapering The Fed


Reporter: Rika Theo |

JAKARTA. Grup Sinar Mas membantah bahwa perusahaan dan pimpinannya, Eka Tjipta Widjaja memiliki aset di British Virgin Islands.

"Itu nggak benar. Tidak ada minat kita untuk menyembunyikan aset di sana. Karena aset yang kita miliki sebagian besar berupa pabrik dan kebun," ujar Managing Director Sinar Mas Gandhi Sulistianto kepada KONTAN hari ini (5/4).

Seperti ditulis KONTAN, Eka Tjipta Widjaja disebut sebagai salah satu nama pemilik aset di kawasan tax haven asal Indonesia. Menurut dokumen yang bocor kepada International Consortium of Investigative Journalists (ICIJ), Eka Tjipta memiliki perusahaan offshore di Bristish Virgin Islands dan Labuan.

"Kita punya perusahaan di seluruh dunia, tapi itu bukan berarti menyembunyikan aset," imbuhnya. Meski begitu, Gandhi membantah juga bahwa Sinar Mas memiliki perusahaan offshore di British Virgin Islands.

"Namanya juga bocoran, itu belum tentu benar," ucapnya.

Saat ini Sinar Mas memiliki empat bisnis utama, yaitu Sinar Mas Financial Services, Sinar Mas Pulp and Paper Products, Sinar Mas Agribusiness and Food, dan Sinar Mas Developer and Real Estate.

Sinar Mas juga memasuki bisnis lainnya, di antaranya adalah Sinar Mas Energy and Mining, Sinar Mas Trading, Sinar Mas Telecommunication, dan Sinar Mas Chemical.

Untuk tahun ini, grup konglomerasi lama yang sudah berdiri sejak zaman Presiden Soeharto tersebut menganggarkan ekspansi usaha hingga Rp 12 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×