kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Bos Sinar Mas miliki aset di British Virgin Island


Jumat, 05 April 2013 / 11:08 WIB
ILUSTRASI. TAJUK - Syamsul Ashar


Sumber: ICIJ |

JAKARTA. Nama taipan Eka Tjipta Widjaja pimpinan Grup Sinar Mas terdapat dalam catatan data orang kaya yang menyimpan asetnya secara rahasia di kawasan tax haven. Seperti tulisan KONTAN sebelumnya, data sebesar 260 gigabyte yang berisi dokumen dan email tersebut bocor ke tangan jurnalis.

Dalam publikasi International Consortium of Investigative Journalist (ICIJ), Eka Tjipta Widjaja menjadi satu nama dari Indonesia yang kekayaannya tersimpan di British Virgin Islands.

Taipan yang berjaya melalui perusahaan kertas dan sawit Asia Pulp and Paper itu memiliki berbagai perusahaan kertas dan CPO berbasis di British Virgin Islands dan Labuan.

Eka Tjipta merupakan konglomerat kedua terkaya di Indonesia menurut daftar Forbes di 2012. Kekayaan Eka senilai US$ 7,7 miliar hanya kalah dari kekayaan R.Budi dan Michael Hartono dari Grup Djarum yang sebesar US$ 15 miliar.

Bocoran data para pemilik aset rahasia di kawasan tax haven diperoleh ICIJ sejak beberapa bulan lalu. ICIJ kemudian menggandeng 86 jurnalis dari 46 negara untuk menganalisis dokumen yang diperolehnya.

Setelah menyisir 2,5 juta email dan dokumen, terdapat sekitar 120.000 pemilik akun mulai dari perseorangan, pengelola dana, hingga perusahaan offshore terungkap menyimpan aset di British Virgin Island, Kepulauan Cook, dan kawasan tax haven lainnya.

Nama-nama besar orang kaya dan berpengaruh di muka bumi, mulai dari presiden, keturunan diktator terkenal, pejabat pemerintahan, penipu Wall Street, pebisnis ternama, hingga pedagang senjata dari 170 negara terkuak kepada publik.

KONTAN masih berusaha menghubungi Grup Sinar Mas, namun belum mendapatkan jawaban hingga berita ini ditulis.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×