kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.887.000   7.000   0,24%
  • USD/IDR 16.850   -59,00   -0,35%
  • IDX 8.951   -41,17   -0,46%
  • KOMPAS100 1.235   -4,75   -0,38%
  • LQ45 874   -1,52   -0,17%
  • ISSI 329   -0,59   -0,18%
  • IDX30 449   0,67   0,15%
  • IDXHIDIV20 532   3,66   0,69%
  • IDX80 137   -0,49   -0,35%
  • IDXV30 148   1,36   0,93%
  • IDXQ30 144   0,72   0,50%

Bank Tanah dan BRIN Perkuat Pengelolaan Tanah Negara Berbasis Riset


Minggu, 25 Januari 2026 / 10:58 WIB
Bank Tanah dan BRIN Perkuat Pengelolaan Tanah Negara Berbasis Riset
ILUSTRASI. Badan Bank Tanah (Dok/Badan Bank Tanah)


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Dina Hutauruk

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Bank Tanah (BBT) menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk memperkuat tata kelola pertanahan nasional berbasis riset, inovasi, dan data ilmiah. Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) terkait optimalisasi pemanfaatan hasil riset dan inovasi dalam pengelolaan tanah negara.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Bank Tanah Hakiki Sudrajat mengatakan, kolaborasi ini penting untuk memastikan pengelolaan tanah negara tidak hanya patuh regulasi, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan masyarakat.

“Pengelolaan tanah tidak bisa lagi mengandalkan pendekatan administratif semata. Dibutuhkan dukungan riset, inovasi, dan data yang kuat agar kebijakan tepat sasaran dan berdampak nyata,” ujar Hakiki dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (24/1/2026).

Baca Juga: Bank Tanah Gandeng Pemprov Maluku Utara Dorong Hilirisasi Industri Kelapa

Saat ini, Badan Bank Tanah mengelola lahan seluas 34.767 hektare yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Sinergi dengan BRIN diharapkan membangun ekosistem pengelolaan pertanahan yang inklusif, inovatif, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung pembangunan nasional.

Sementara itu, Kepala BRIN Arif Satria menegaskan, kerja sama ini merupakan komitmen BRIN untuk mendorong hilirisasi riset agar dapat dimanfaatkan langsung dalam kebijakan publik.

“Riset tidak boleh berhenti di publikasi ilmiah. Kolaborasi dengan Badan Bank Tanah menjadi contoh penerapan riset berbasis data untuk pengelolaan pertanahan yang berkelanjutan dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” kata Arif.

Baca Juga: Kemenhan Minta Bank Tanah Siapkan 600 Ha Lahan di Dekat Bandara IKN, Buat Apa?

Arif menambahkan, kolaborasi ini juga memberi manfaat bagi subjek Reforma Agraria (RA) di atas Hak Pengelolaan Lahan (HPL) Badan Bank Tanah, antara lain melalui pelatihan teknologi tepat guna dan dukungan inovasi untuk pemanfaatan lahan yang lebih produktif.

Ke depan, pihaknya siap untuk terus  memperluas kolaborasi. BRIN siap mendukung teknologi yang dapat dihilirisasi untuk pemanfaatan lahan

Selanjutnya: Planet Terbesar di Tata Surya Adalah Jupiter, Ketahui Hal Menarik Planet Tersebut

Menarik Dibaca: Kode CVV Punya Banyak Nama? Jangan Bingung, Fungsinya Tetap Sama Lo!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×