kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.564.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.002   -55,00   -0,30%
  • IDX 5.279   282,28   5,65%
  • KOMPAS100 680   48,89   7,75%
  • LQ45 530   41,89   8,58%
  • ISSI 180   7,15   4,15%
  • IDX30 298   24,37   8,92%
  • IDXHIDIV20 389   32,13   9,00%
  • IDX80 78   5,77   7,97%
  • IDXV30 108   7,16   7,11%
  • IDXQ30 98   8,45   9,41%

Bank of England Babat Bunga Menjadi 1,5%


Jumat, 09 Januari 2009 / 09:42 WIB


Sumber: Bloomberg |


LONDON. Bank of England telah memangkas suku bunga acuannya ke level yang paling cilik sejak bank sentral ini berdiri pada tahun 1694. Para pemangku kebijakan mencoba untuk mencegah mandeknya pasar kredit lantaran resesi di Inggris semakin dalam.

BoE memotong suku bunga patokannya sebesar 0,5% menjadi 1,5%. Dengan menggiring ke level yang lebih mini, maka para pembuat kebijakan akan kehabisan perangkat untuk menangkis resesi dengan cara yang konvensional. Poundsterling menguat terhadap euro dan dolar AS karena investor telah bertaruh pada pemangkasan suku bunga yang lebih besar.

"Suku buka ini akan terus terkikis ke level di bawah 1% pada kuartal kedua," kata Philip Shaw, chief economist Investec Securities di London.

Ia mengimbuhkan, "Segala sesuatu telah menjadi lebih buruk dan hal ini telah memunculkan kebutuhan yang mendesak yaitu stimulus moneter."

Bank of England Governor Mervyn King kemungkinan telah bekerjasama dengan Prime Minister Gordon Brown untuk menyuntikkan dana segar pada sistem finansial yang bakal menjadi alat untuk meningkatkan perekonomian secara kuantitatif. Maklum, saat ini Inggris tengah menderita lantaran resesi pertama sejak 1991.

Setelah hampir 16 tahun perekonomian menggelinding dan mencatatkan pertumbuhan, perekonomian menyusut 0,6% di kuartal ketuga dan BoE memprediksikan akan kembali terjungkal 1,3% pada tahun 2009.

"Ketersediaan kredit untuk rumah tangga maupun bisnis telah mengetat, artinya sangat dibutuhkan upaya untuk meningkatkan arus kredit di sektor non-finansial," kata BoE melalui pernyataannya. Bank sentral ini juga mengimbuhkan, produksi kemungkinan akan kembali anjlok di awal tahun ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×