kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.565.000   4.000   0,16%
  • USD/IDR 18.034   74,00   0,41%
  • IDX 5.185   -678,68   -11,57%
  • KOMPAS100 658   -103,29   -13,57%
  • LQ45 509   -81,53   -13,82%
  • ISSI 179   -22,02   -10,93%
  • IDX30 284   -45,14   -13,73%
  • IDXHIDIV20 366   -56,36   -13,33%
  • IDX80 75   -11,86   -13,59%
  • IDXV30 102   -13,53   -11,68%
  • IDXQ30 93   -14,99   -13,88%

Bank Dunia: Subsidi BBM bebankan anggaran negara


Senin, 21 Maret 2011 / 18:56 WIB
ILUSTRASI. Warga mengantre untuk tes corona di New York. REUTERS/Stefan Jeremiah


Reporter: Irma Yani | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Bank Dunia mengimbau, agar pemerintah mengkaji kebijakannya terkait pemberian subsidi, seperti subsidi bahan bakar minyak (BBM). Pasalnya, subsidi tersebut dinilai sangat membebankan anggaran belanja negara. Terlebih, saat ini harga minyak dunia terus tercatat menguat.

Ekonomi Bank Dunia untuk kawasan Asia Timur dan Pacific Vikhram Nehru menyarankan, pemberian subsidi sebaiknya lebih digunakan untuk pemanfaatan yang sifatnya jangka panjang, seperti pendanaan untuk infrastruktur.

“Subsidi minyak yang diterapkan di Indonesia, bisa dialihkan untuk keperluan pendidikan atau kesehatan. Bisa juga dialihkan ke infrastruktur,” ucapnya Senin (21/3).

Menurutnya, sebagian besar beban penyesuaian akan bergantung pada kebijakan fiskal. Dan tantangannya adalah menurunkan defisit sekaligus menciptakan ruang fiskal untuk mendanai pembangunan infrastruktur dan program bantuan sosial.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×