kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Bank Dunia: Subsidi BBM bebankan anggaran negara


Senin, 21 Maret 2011 / 18:56 WIB
ILUSTRASI. Warga mengantre untuk tes corona di New York. REUTERS/Stefan Jeremiah


Reporter: Irma Yani | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Bank Dunia mengimbau, agar pemerintah mengkaji kebijakannya terkait pemberian subsidi, seperti subsidi bahan bakar minyak (BBM). Pasalnya, subsidi tersebut dinilai sangat membebankan anggaran belanja negara. Terlebih, saat ini harga minyak dunia terus tercatat menguat.

Ekonomi Bank Dunia untuk kawasan Asia Timur dan Pacific Vikhram Nehru menyarankan, pemberian subsidi sebaiknya lebih digunakan untuk pemanfaatan yang sifatnya jangka panjang, seperti pendanaan untuk infrastruktur.

“Subsidi minyak yang diterapkan di Indonesia, bisa dialihkan untuk keperluan pendidikan atau kesehatan. Bisa juga dialihkan ke infrastruktur,” ucapnya Senin (21/3).

Menurutnya, sebagian besar beban penyesuaian akan bergantung pada kebijakan fiskal. Dan tantangannya adalah menurunkan defisit sekaligus menciptakan ruang fiskal untuk mendanai pembangunan infrastruktur dan program bantuan sosial.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×