kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   -20.000   -0,75%
  • USD/IDR 18.128   3,00   0,02%
  • IDX 6.038   113,48   1,92%
  • KOMPAS100 788   17,25   2,24%
  • LQ45 602   13,12   2,23%
  • ISSI 207   3,32   1,63%
  • IDX30 341   7,10   2,13%
  • IDXHIDIV20 423   9,63   2,33%
  • IDX80 90   2,01   2,29%
  • IDXV30 114   2,10   1,87%
  • IDXQ30 109   1,94   1,81%

Bang Yos dukung pemindahan ibukota


Jumat, 01 Oktober 2010 / 14:29 WIB


Reporter: Lamgiat Siringoringo | Editor: Edy Can

JAKARTA. Bekas Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso mendukung rencana pemerintah memindahkan ibukota dan pemerintahan. Bang Yos saapan akrab Sutiyoso bilang pemindahan ini untuk mengurangi beban di Jakarta.

Sutiyoso mengatakan saat ini Jakarta menanggung dua beban yang terus bertambah. Beban itu yakni sebagai sentra ekonomi dan sosial. Menurutnya, beban Jakarta sebagai sentra ekonomi bertambah dengan adanya gedung-gedung bertingkat dan jumlah warga. "Beban menjadi sentra ekonomi ini mengakibatkan dampak sosial yang berkepanjangan," katanya. Dia mencontohkan seperti meningkatnya kriminalitas, kepadatan penduduk, banjir dan kemacetan.

Namun ia tidak sepakat jika pemerintah memisahkan maupun memindahkan ibukota ini ke daerah luar pulau jawa. Sebab, pemindahan itu akan mengakibatkan anggaran membengkak.

Ia mengusulkan pemerintah meniru Canberra yang menjadi ibu kota negara Australia. "Di Canberra penduduknya tidak padat. Banyak tanah kosong. Tidak ada lapangan terbang," imbuhnya.

Rencana pemindahan ibukota mencuat setelah Jakarta dirasakan mulai sesak dan padat. Selain kemacetan lalu lintas, Jakarta juga kerapkali banjir. Saat ini Presiden SBY sudah membentuk tim untuk mengkaji rencana pemindahan pusat pemerintahan itu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×