kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.025   12,00   0,07%
  • IDX 7.067   -117,05   -1,63%
  • KOMPAS100 977   -15,99   -1,61%
  • LQ45 718   -9,08   -1,25%
  • ISSI 253   -4,12   -1,60%
  • IDX30 389   -4,19   -1,07%
  • IDXHIDIV20 483   -4,12   -0,84%
  • IDX80 110   -1,64   -1,46%
  • IDXV30 134   -0,83   -0,62%
  • IDXQ30 127   -1,24   -0,97%

Bahan makanan tercatat deflasi 0,79%


Senin, 04 Mei 2015 / 11:48 WIB
ILUSTRASI. 4 Cara Menampilkan Keyboard Laptop Windows di Layar dengan Praktis


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Pada April 2015 tercatat adanya inflasi 0,36%. Kelompok transportasi menyumbang inflasi paling besar karena adanya kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Meskipun begitu, kelompok bahan makanan mengalami deflasi 0,79%.

Sebelumnya, pada Maret 2015 kelompok bahan makanan juga masih mencatat deflasi yaitu sebesar 0,73%.Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin mengatakan kelompok bahan makanan yang mengalami deflasi ini paling besar disebabkan oleh harga beras. "Harga beras turun pada bulan April," ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (4/5).

Alhasil, komponen inflasi yaitu komponen bergejolak mencatat deflasi 0,91% dengan andil terhadap inflasi adalah minus 0,15% pada April 2015. Komponen inflasi lainnya yaitu komponen energi tercatat inflasi 2,71%, komponen harga diatur pemerintah inflasi 1,88%, dan komponen inflasi inti tercatat 0,24%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×