kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.103   16,00   0,09%
  • IDX 5.924   11,92   0,20%
  • KOMPAS100 771   1,79   0,23%
  • LQ45 589   1,88   0,32%
  • ISSI 204   0,51   0,25%
  • IDX30 334   0,92   0,28%
  • IDXHIDIV20 413   1,96   0,48%
  • IDX80 88   0,34   0,39%
  • IDXV30 112   1,14   1,02%
  • IDXQ30 107   0,13   0,12%

Badan Gizi Nasional Bantah Makan Bergizi Gratis Matikan Pengelola Kantin Sekolah


Senin, 23 Juni 2025 / 17:14 WIB
Badan Gizi Nasional Bantah Makan Bergizi Gratis Matikan Pengelola Kantin Sekolah
ILUSTRASI. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/nym. Badan Gizi Nasional (BGN), membantah anggapan bahwa program Makan Bergizi (MBG) mematikan mata pencaharian pengelola kantin sekolah.


Reporter: kompas.com | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola Badan Gizi Nasional (BGN), Tigor Pangaribuan, membantah anggapan bahwa program Makan Bergizi (MBG) mematikan mata pencaharian pelaku usaha kecil seperti pengelola kantin sekolah. 

Menurutnya, justru program ini membuka peluang kerja dan kemitraan yang menguntungkan bagi mereka. 

“Sering dianggap bahwa program ini mematikan rezeki orang lain. Padahal, kita justru berpikir sebaliknya. Kita harus melihat ini secara menyeluruh,” kata Tigor mengutip YouTube BGN, Senin (23/6/2025). 

Tigor menjelaskan, sekolah-sekolah yang selama ini memiliki kantin justru diajak menjadi mitra dalam penyediaan makan bergizi. 

Bentuk kemitraan itu bisa bervariasi, tergantung kapasitas pihak sekolah atau pengelola kantin.

Baca Juga: BGN: Belum Ada Arahan Pemberian Bahan Mentah Pada Musim Libur Sekolah

“Sekolah-sekolah hari ini kita ajak kok jadi mitra. Misalnya mereka punya rumah yang bisa diubah jadi dapur atau restoran, itu bisa kita sewa. Mereka dapat penghasilan dari situ,” ungkapnya. 

Bagi pengelola kantin yang belum memiliki fasilitas memadai, mereka tetap bisa berkontribusi dengan bekerja di dapur MBG yang dibangun di sekitar lingkungan sekolah. 

“Kalau mereka belum mampu menyediakan tempat, mereka bisa bekerja di dapur-dapur yang kita bangun di dekat sekolah,” kata dia. 

“Selama ini mereka mungkin hasilkan Rp 1–2 juta dari jualan. Di dapur MBG, mereka bisa dapat Rp 2 juta per bulan sebagai penghasilan tetap,” tambahnya.

Bahkan, menurutnya, jika suami istri bekerja bersama di dapur MBG, penghasilan keluarga mereka bisa meningkat dua kali lipat. 

“Kalau suami istri sama-sama kerja, ya bisa dapat Rp 4 juta. Jadi saya rasa anggapan bahwa program ini mematikan penghasilan orang lain itu terlalu negatif,” tegasnya.

Baca Juga: Badan Gizi Nasional: Program Makan Bergizi Gratis telah Membuka 72.521 Lapangan Kerja

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Badan Gizi Nyatakan MBG Justru Untungkan Pengelola Kantin Sekolah", Klik untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2025/06/23/16384671/badan-gizi-nyatakan-mbg-justru-untungkan-pengelola-kantin-sekolah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×