kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   -65.000   -2,22%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Ayah Denny Indrayana wafat


Kamis, 01 Agustus 2013 / 13:41 WIB
ILUSTRASI. Penyebab Siklus Menstruasi Tidak Teratur yang Perlu Anda Ketahui


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Wakil menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana mendapatkan sebuah kabar duka. Sang ayah dipanggil sang pencipta untuk selama-lamanya.

Hal itu justru terjadi saat Denny mengisi diskusi bertajuk "Obral Remisi Koruptor NO PP 99 YES," di kantornya, Jakarta, Kamis (1/8/2013).

Sebelum diskusi dimulai, Denny sempat mengatakan tidak bisa mengikuti diskusi sampai selesai. Denny langsung memaparkan mengenai remisi bagi para koruptor, dengan lugas dia menjelaskan kepada para peserta diskusi. Namun, tiba-tiba berhenti sejenak lantaran mendapat telepon dari keluarganya.

Denny meminta izin untuk mengangkat telepon sejenak. Setelah itu Denny langsung terlihat sedih, karena ayahnya, Acep Hidayat dikabarkan tutup usia.

Kendati demikian, Denny masih melanjutkan pemaparan mengenai remisi koruptor. Beberapa lama kemudian mengahiri penjelasannya dan meminta diskusi tetap dilanjutkan.

"Mohan maaf saya tidak bisa sampai selesai, karena saya mendapatkan kabar duka dari keluarga," kata Denny.

Dalam diskusi tersebut, hadir kepala BNN Anang Iskandar, Ketua PPATK, M. Yusuf, Juru Bicara KPK Johan Budi, dan Gandjar Laksamana Pakar Hukum UI. (Tribunnews.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×