kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Australia kembangkan perternakan sapi di Jawa Timur


Rabu, 20 April 2011 / 15:04 WIB
Australia kembangkan perternakan sapi di Jawa Timur
ILUSTRASI. Garena Free Fire


Reporter: Dwi Nur Oktaviani | Editor: Edy Can

JAKARTA. Australia berniat proyek uji coba perternakan sapi di Indonesia. Proyek itu akan dilakukan di tiga daerah di Jawa Timur.

Hal ini terungkap dalam pertemuan antara Komisi VI DPR dengan Menteri Perdagangan Australia Craig Emerson, Rabu (20/4). Pertemuan tersebut membahas Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) alias Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komperensif Indonesia dan Australia.

Sayang, Airlangga tak menyebutkan berapa nilai investasi proyek tersebut. Dia juga mengaku tidak tahu ketiga lokasi yang dimaksud.

Proyek peternakan sapi ini untuk mengejar target swasembada daging. Airlangga menerangkan, Indonesia membutuhkan 750 ekor sapi per tahun.

Rencananya, Indonesia akan mendatangkan sapi dari Australia. Syaratnya, sapi Australia yang masuk ke Indonesia harus tidak lebih dari 350 kilogram.

Namun, Airlangga mengatakan Australia keberatan dengan syarat tersebut. Sebab, dia bilang, sapi Australia mempunyai bobot lebih dari 350 kilogram untuk usia satu tahun. "Makanya mereka bilang kalau untuk Indonesia itu sulit dikuruskan jadi ini kendala perdagangan di Indonesia,” tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×