kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Asyik! Dana Desa bisa digunakan untuk penyediaan internet


Selasa, 04 Agustus 2020 / 16:55 WIB
Asyik! Dana Desa bisa digunakan untuk penyediaan internet
ILUSTRASI. Sejumlah siswa SMA mengikuti kegiatan belajar mengajar dalam jaringan (daring) di area persawahan Bassaran, Desa Rante Mario, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, Senin (3/8/2020). Siswa di daerah pelosok tersebut terpaksa mencari tempat tinggi untuk men


Reporter: Abdul Basith Bardan | Editor: Fahriyadi .

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) memastikan jaringan internet dapat dipasang di seluruh desa Indonesia.

Pemasangan internet di desa tersebut dapat memggunakan Dana Desa yang ada. Meski begitu, terdapat syarat agar pemasangan internet di desa dapat menggunakan Dana Desa.

"Tidak boleh di rumah kepala desa atau perangkat desa lainnya," ujar Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar dalam konferensi pers, Selasa (4/8).

Abdul Halim menjelaskan tidak terdapat pembatasan anggaran dalam pemasangan internet desa ini. Di tengah pandemi virus corona (Covid-19), internet sangat dibutuhkan dalam pembelajaran jarak jauh untuk siswa sekolah.

Untuk itu, Abdul Halim menegaskan agar akses internet gratis bagi siswa yang melaksanakan pembelajaran jarak jauh. Selain itu, internet juga dapat dimanfaatkan untuk pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

"Bisa dijual ke rumah-rumah, bisa juga buat wifi terbuka lalu itu ada biayanya. Terserah hitungannya tapi tidak boleh banyak ambil untung dari itu, tapi juga BUMDes jangan dirugikan, ada perhitungan ekonominya," terang Abdul Halim.

BUMDes juga dapat mengembangkan penjualan berbasis digital. Asal tahu saja, dari total 10.629 BUMDes yang masih beroperasi di tengah Covid-19, hanya 2.153 Bumdes yang sudah menjadi BUMDes digital.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×