kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.638.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.766   5,00   0,03%
  • IDX 6.441   -21,27   -0,33%
  • KOMPAS100 842   -10,21   -1,20%
  • LQ45 640   -8,13   -1,25%
  • ISSI 225   0,94   0,42%
  • IDX30 356   -4,01   -1,11%
  • IDXHIDIV20 444   -5,92   -1,32%
  • IDX80 96   -1,24   -1,27%
  • IDXV30 122   -2,51   -2,02%
  • IDXQ30 115   -1,38   -1,19%

Asuransi pertanian mulai dilaksanakan akhir 2015


Rabu, 07 Oktober 2015 / 21:40 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Setelah terkatung- katung lama tidak jelas, kelanjutan rencana pemberian asuransi pertanian akhirnya dipastikan akan mulai diterapkan tahun ini. Muliaman Hadad, Ketua OJK mengatakan, kemungkinan besar asuransi tersebut akan bisa diterapkan pada musim panen pada akhir tahun 2015 ini.

Kepastian ini dia berikan terkait persiapan pelaksanaan asuransi pertanian yang saat ini sudah selesai dikerjakan. "Kami kerjasama dengan Kementerian BUMN dan Kementerian Pertanian sudah diskusikan sejak lama dan ini siap dilaksanakan," kata Muliaman di Jakarta Rabu (7/10).

Muliaman mengatakan, pertama asuransi ini akan diterapkan pada usaha tani padi dengan besaran premi mencapai Rp 180.000 per hektare dengan total pertanggungan Rp 6 juta per hektare. Besaran premi tersebut rencananya akan dibagi dua; negara sebesar Rp 150.000 dan petani sebesar Rp 30.000.

"Untuk tahap pertama ini negara sudah alokasikan premi senilai Rp 150 miliar untuk satu juta hektare lahan," katanya.

Muliaman berharap, penerapan asuransi pertanian tersebut nantinya bisa membuat petani lebih terlindungi dari kerugian akibat ketidakpastian musim.  "Selain itu diharapkan dengan asuransi tersebut petani bisa menjadi bankable," katanya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×