kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR15.213
  • EMAS622.149 -0,48%

Asosiasi gula: Impor gula industri sebaiknya tunggu data hasil panen

Kamis, 09 Agustus 2018 / 16:52 WIB

Asosiasi gula: Impor gula industri sebaiknya tunggu data hasil panen
ILUSTRASI. Ilustrasi gula impor - gula rafinasi



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Meski Kementerian Perindustrian (Kemenperin) telah meneken surat rekomendasi impor gula mentah untuk keperluan rafinasi industri untuk pengiriman kuartal-IV, asosiasi petani gula meminta pengimpor cermat mempertimbangkan impor harus sesuai kebutuhan dan pertimbangan hasil panen petani.

Ketua umum Andalan Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) Soemitro Samadikoen menyatakan pemerintah sebaiknya realistis dalam memperhitungkan neraca gula. "Jangan impor hanya karena bisa impor, tapi pertimbangkan stok yang sudah ada dan permintaan riilnya, sampai sekarang gula masih ada dan belum kekurangan, buktinya industri belum menjerit," kata Soemtiro saat dihubungi Kontan.co.id, Kamis (9/8).

Apalagi saat ini tengah masa panen tebu yang mana puncak panen akan terjadi pada Oktober dan November. Soemtitro memperkirakan produksi tahun ini akan mencapai 2,2 juta ton, yang mana tidak banyak berubah dari tahun sebelumnya.

Selain mempertimbangkan momentum panen, Soemitro menegaskan industri seharusnya mengimpor sesuai dengan kebutuhan mereka saja. Pasalnya ada indikasi kebocoran gula industri di pasar gula konsumsi. Dalam perhitungan Soemitro, produksi gula tahunan mencapai 2,2 juta ton. Adapun pada tahun 2017 telah terjadi impor gula sebanyak 1,2 juta ton yang belum terpakai habis.

"Artinya masih ada banyak stok gula untuk konsumsi, tapi karena impor industri terus terjadi dan tidak terserap oleh mereka, jadi bocor ke pasar," tegas Soemitro.

Serupa, Peneliti dari The Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Rusli Abdullah impor seharusnya mempertimbangkan hasil panen terlebih dahulu.

"Idealnya, impor dilakukan pada kuartal 1 atau 4, dengan melihat perkiraan data panen tebu rakyat yang akan panen antara Mei-September," kata dia.

Sekadar info, Kemenperin telah meneken rekomendasi impor kuartal IV untuk komoditas gula mentah yang bakal diolah menjadi gula rafinasi. Pada kuartal IV, izin yang dikeluarkan untuk 900.000 ton, serupa dengan izin pada kuartal III. Bila terealisasi seluruhnya dari awal tahun, maka impor gula tahun ini bakal mencapai 3,6 juta ton.

Reporter: Tane Hadiyantono
Editor: Agung Jatmiko

IMPOR GULA

TERBARU
Seleksi CPNS 2018
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0007 || diagnostic_api_kanan = 0.0628 || diagnostic_web = 0.4139

Close [X]
×