kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.999   36,00   0,20%
  • IDX 5.750   54,96   0,97%
  • KOMPAS100 746   10,51   1,43%
  • LQ45 565   8,20   1,47%
  • ISSI 200   1,03   0,52%
  • IDX30 320   4,31   1,37%
  • IDXHIDIV20 393   4,41   1,13%
  • IDX80 85   1,07   1,28%
  • IDXV30 107   0,87   0,82%
  • IDXQ30 103   1,13   1,11%

Asal usul dana ikut tax amnesty tak dipersoalkan


Senin, 25 April 2016 / 21:11 WIB


Reporter: Muhammad Yazid | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Pengejaran para konglomerat hitam di luar negeri nampaknya bakal mempengaruhi pundi pemerintah untuk meningkatkan potensi penerimaan negara dari impelementasi rancangan undang-undang (RUU) tax amnesty.

Sebab, pemerintah memastikan tidak akan mempersoalkan asal usul kepemilikan dana untuk bisa menjadi peserta tax amnesty, kecuali menyangkut tiga hal. "Penghasilan kan tidak mengenal dari mana pun asal usulnya," kata Ken Dwijugiastedi, Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Senin (25/4).

M. Prasetyo, Jaksa Agung menambahkan, pemerintah menginginkan dana-dana yang selama ini tersimpan di luar negeri bisa datang berduyun-duyun lewat kebijakan tax amnesty. Karena itu, pemerintah perlu menjamin kepastian hukum bagi para pesertanya.

"Kami tidak akan permasalahkan asal usulnya kecuali tiga hal yaitu perdagangan narkoba, human trafficking (perdagangan manusia), serta dana terorisme," ujar dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×