kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.545.000   -20.000   -0,78%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Asal impor sapi diperluas


Rabu, 27 Januari 2016 / 19:37 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Pemerintah memperluas wilayah impor sapi dari yang selama ini berbasis negara menjadi berbasis zona.

Keputusan untuk memperluas wilayah impor sapi tersebut tertuang dalam Paket Kebijakan Ekonomi Jilid IX yang baru saja keluar Rabu (27/1).

Darmin Nasution, Menteri Koordinator Perekonomian mengatakan, perluasan wilayah impor sapi dilakukan dengan mempertimbangkan banyak faktor.

Salah satunya, kebutuhan daging sapi di dalam negeri yang dalam beberapa tahun belakangan ini terus meningkat.

Selain itu, kemampuan peternak dalam negeri yang sampai saat ini belum mampu memenuhi kebutuhan.

Sementara itu pertimbangan ketiga, didasarkan pada terbatasnya jumlah negara pemasok sapi.

"Pemerintah sudah lama siapkan pp-nya. Ini supaya lebih luwes," kata Darmin di Kantor Presiden Rabu (27/1).

Darmin mengatakan, agar kebijakan perluasan wilayah impor ini nantinya tidak memberikan risiko, pemerintah melalui Kementerian Pertanian akan menetapkan zona yang memenuhi syarat kesehatan hewan yang telah ditetapkan Organisasi Kesehatan Hewan Internasional (OIE).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×