| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.503
  • SUN97,14 0,42%
  • EMAS600.960 -0,17%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Apindo: Pemerintah harus bisa manfaatkan pelemahan rupiah

Jumat, 13 Juli 2018 / 10:39 WIB

Apindo: Pemerintah harus bisa manfaatkan pelemahan rupiah
ILUSTRASI. Petugas Merapikan Mata Uang Rupiah

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perekonomian Indonesia saat ini tengah menghadapi sejumlah tantangan besar. Di antaranya pelemahan rupiah dan perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China. Terkait hal ini, pemerintah diharapkan bisa manfaatkan peluang dan melakukan terobosan-terobosan baru untuk mendorong investasi.

Wakil Direktur Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO), Shinta Widjaja mengatakan dua hambatan tadi menyebabkan sejumlah bisnis menjadi tersendat.

"Contoh, pariwisata. Sebelumnya industri ini bisa mencapai pertumbuhan hampir 22%. Dengan pelemahan rupiah, otomatis turis asing akan diuntungkan oleh selisih nilai tukar. Inilah sektor yang bisa digenjot oleh pemerintah baik dari sisi investasi maupun industri unggulan. Ada banyak sekali potensi investasi yang bisa digali," ujar Shinta kepada KONTAN (12/7).

Ia juga bilang, salah satu kebijakan yang sudah dilakukan oleh pemerintah seperti penerapan Online Single Submission (OSS) sudah merupakan terobosan yang cukup baik karena mampu mempermudah perizinan yang semakin mempermudah pengusaha untuk memulai usahanya. Namun, menurutnya, OSS saja tidak cukup.  Karena pemerintah juga butuh ide-ide baru yang tidak hanya datang dari pemerintah sendiri.

"Untuk terobosan kebijakan, OSS sebenarnya sudah sangat membantu untuk memecahkan masalah tradisional kita. Tetapi untuk bersaing, kita butuh lebih dari itu dan ini tidak bisa dilakukan oleh pemerintah sendiri," jelasnya.

Selain itu, Shinta juga memberi contoh negara lain seperti China yang mampu mendorong investasinya melalui perizinan dan menciptakan lapangan pekerjaan untuk warganya. 

Selanjutnya, Shinta menyarankan agar pemerintah mulai mengembangkan public relation yang baik dengan merumuskan strategi komunikasi, pendekatan dengan media asing yang sesuai dengan target investor, atau menggelar event-event yang dapat menunjukkan potensi Indonesia ke dunia luar.


Reporter: Patricius Dewo
Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

MAKROEKONOMI

Tag
TERBARU
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0008 || diagnostic_api_kanan = 0.0400 || diagnostic_web = 0.2076

Close [X]
×