kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Apindo: Jokowi lebih membumi


Senin, 16 Juni 2014 / 00:21 WIB
ILUSTRASI. Harus Tahu! Ketahui Manfaat dan Cara Menggunakan Peeling Gel dengan Benar


Sumber: TribunNews.com | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Franky Sibarani menilai visi ekonomi calon presiden Joko Widodo lebih membumi ketimbang lawannya.
Penilaian ini disampaikan Franky menanggapi debat calon presiden kedua yang berlangsung di Hotel Gran Melia, Jakarta, Minggu (15/6).

Menurutnya apa yang disampaikan Jokowi terasa mengena karena didukung pengalaman dan praktik selama menjabat sebagai Wali Kota Solo dan Gubernur DKI Jakarta. "Pak Jokowi telah bekerja sehingga masyarakat dapat menilai dari jejak yang sudah ditorehkan di Solo dan Jakarta. Apa yang disampaikan dalam debat hanya semacam pengingat bagi masyarakat. Itulah mengapa visi ekonomi Jokowi lebih membumi," imbuh Franky.

Dia menambahkan kalangan pengusaha lebih mudah memprediksi kebijakan ekonomi Jokowi menilik caranya memerintah Solo dan Jakarta.
Franky merasa optimistis problem industri nasional selama ini akan teratasi jika Jokowi menjadi Presiden nanti. Problem tersebut mulai dari ketersediaan energi, ekonomi biaya tinggi hingga pembenahan infrastruktur.

"Permasalahan di atas akan teratasi melalui penciptaan pemerintahan bersih dan transparan yang menjadi bagian komitmen Jokowi. Saya kira program tersebut ditambah pengembangan kawasan industri menjadi landasan peningkatan daya saing industri nasional," jelas Franky.

Hal lain yang menjadi perhatian Franky adalah rekam jejak Jokowi dalam bidang pariwisata dan ekonomi kreatif. Hal ini cukup penting karena sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dapat menjadi penyangga ekonomi Indonesia ke depan. "Sektor pariwisata dan ekonomi kreatif kontribusinya semakin besar dari tahun ke tahun. Jokowi berhasil meningkatkan PAD Solo dan Jakarta melalui sektor parekraf," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×