kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Aparat kejar pelaku penembakan di Papua


Senin, 02 Juli 2012 / 12:45 WIB
ILUSTRASI. PT NFC Indonesia Tbk (NFCX).


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Aparat keamanan tengah mengejar kelompok separatis Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang menembak rombongan Komandan Yonif 431 dan Kepala Distrik Wambi Jayapura, Minggu (1/7) lalu. Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Letnan Jenderal Marciano Norman mengatakan, kelompok tersebut sedang berlari ke daerah perbatasan Indonesia dan Papua Nugini.

Marciano mengatakan, pengejaran pelaku penembakan ini akan semakin mudah. "Dalam arti pengelompokan itu sudah semakin terarah sehibgga operasi yang dilakukan mengarahnya lebih mudah," katanya, Senin (2/7).

Seperti diketahui, kelompok bersenjata menyerang rombongan kendaraan patroli Yon 431 Kostrad Minggu (1/7), saat hendak melintasi kawasan Sawi Tami, Kecamatan Wembi, Kabupaten Keerom, Papua. Kepala Desa Sawi Tami Yohannes Yanafrom tewas tertembak di kepala dan perut akibat penghadangan tersebut. Pengemudi yang juga merupakan anggota Yonif 431 mengalami luka akibat terkena pecahan kaca mobil.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×