kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Aparat kejar pelaku penembakan di Papua


Senin, 02 Juli 2012 / 12:45 WIB
ILUSTRASI. PT NFC Indonesia Tbk (NFCX).


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Aparat keamanan tengah mengejar kelompok separatis Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang menembak rombongan Komandan Yonif 431 dan Kepala Distrik Wambi Jayapura, Minggu (1/7) lalu. Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Letnan Jenderal Marciano Norman mengatakan, kelompok tersebut sedang berlari ke daerah perbatasan Indonesia dan Papua Nugini.

Marciano mengatakan, pengejaran pelaku penembakan ini akan semakin mudah. "Dalam arti pengelompokan itu sudah semakin terarah sehibgga operasi yang dilakukan mengarahnya lebih mudah," katanya, Senin (2/7).

Seperti diketahui, kelompok bersenjata menyerang rombongan kendaraan patroli Yon 431 Kostrad Minggu (1/7), saat hendak melintasi kawasan Sawi Tami, Kecamatan Wembi, Kabupaten Keerom, Papua. Kepala Desa Sawi Tami Yohannes Yanafrom tewas tertembak di kepala dan perut akibat penghadangan tersebut. Pengemudi yang juga merupakan anggota Yonif 431 mengalami luka akibat terkena pecahan kaca mobil.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×