kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.062   62,00   0,34%
  • IDX 5.831   -109,85   -1,85%
  • KOMPAS100 773   -12,85   -1,64%
  • LQ45 583   -6,25   -1,06%
  • ISSI 203   -3,48   -1,69%
  • IDX30 330   -3,96   -1,19%
  • IDXHIDIV20 409   -3,48   -0,84%
  • IDX80 88   -1,29   -1,45%
  • IDXV30 112   -1,92   -1,69%
  • IDXQ30 107   -1,11   -1,03%

Antisipasi virus corona, pemerintah perketat impor produk pertanian


Senin, 27 Januari 2020 / 17:49 WIB
ILUSTRASI. Menteri Perdagangan, Agus Suparmanto; Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita; dan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo menjadi narasumber pada Rapat Kerja (Raker) Kepala Perwakilan RI dengan Kementerian Luar Negeri yang berlangsung di Kantor


Reporter: Vendi Yhulia Susanto | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengatakan, hingga saat ini perdagangan antara Indonesia dengan Tiongkok tidak terpengaruh dengan adanya wabah virus corona.

"Jadi kalo untuk ekspor ini kita menanggapi virus corona saya rasa tidak ada dampaknya dan juga tetap jalankan sesuai dengan prosedur daripada penerima ekspor kita," kata Agus, Senin (27/1).

Baca Juga: Cegah virus corona, Malaysia hentikan sementara pemberian visa untuk China

Meski begitu, Agus mengakui, pihaknya mempertimbangkan untuk memperketat impor dari Tiongkok. Pertimbangan itu nantinya juga akan melibatkan Kementerian Kesehatan.

"Nanti itu kita akan menyikapi dengan Kemenkes mengenai masalah itu. Jadi pembatasan-pembatasan lainnya kita lihat, kita evaluasi kita harus antisipasi," ujar Agus.

Sementara, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan, pihaknya akan memperketat impor produk pertanian di setiap pintu masuk perdagangan. Ia mengakui impor yang dilakukan saat ini terbilang berkurang.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×