kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.988.000   -4.000   -0,13%
  • USD/IDR 17.015   5,00   0,03%
  • IDX 7.100   77,96   1,11%
  • KOMPAS100 981   13,73   1,42%
  • LQ45 723   9,43   1,32%
  • ISSI 248   3,69   1,51%
  • IDX30 392   4,72   1,22%
  • IDXHIDIV20 489   4,18   0,86%
  • IDX80 110   1,61   1,48%
  • IDXV30 134   1,52   1,15%
  • IDXQ30 127   1,05   0,84%

Anies minta usut tuntas tewasnya suporter Persija akibat dikeroyok


Senin, 24 September 2018 / 10:58 WIB
Anies minta usut tuntas tewasnya suporter Persija akibat dikeroyok
ILUSTRASI. Anies Resmikan Venue Baseball di Rawamangun


Reporter: Kiki Safitri | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pertandingan Persib Bandung menjamu Persija Jakarta dalam lanjutan Liga 1 2018 pekan ke-23 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (23/9) lagi-lagi memakan korban. Haringga Sirla merupakan anggota Jakmania tewas usai babak belur di keroyok oleh sekawanan yang diduga suporter persib.

Terkait dengan hal ini, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan angkat bicara. Anies berharap tim kepolisian mengusut tuntas kejadian ini dan menghukun dengan adil

"Kita semua berduka atas kejadian pengeroyokan hingga tewas seorang suporter yang kejadiannya kemarin di Bandung. Kita mengharapkan pengusutan lengkap hingga tuntas semua pelaku-pelakunya dan hukum ditegakkan seadil-adilnya," kata Anies di Lapangan IRTI Monas, Senin (24/9).

Lebih lanjut Anies mengaku dirinya sudah berkunjung ke rumah suporter Jakmania tersebut di Cengkareng Timur. Namun, keluarganya sudah kembali ke Indramayu untuk menguburkan Jenazah Haringga.

"Dari cerita mereka memang dari keluarga sederhana, tapi anaknya sangat suka dengan Persija dan kemanapun Persija tanding selalu ikut. Nah, kita tak ingin peristiwa ini terulang," ujarnya.

Anies menyebut bahwa peristiwa yang acap kali terjadi ini diharapkan dapat menjadi kewaspadaan. Bahkan ia tidak habis pikir bagaimana seaeorang bisa bertindak barbar dan ganas.

Richard Achmad Supriyanto, Ketua Jakmania mengaku sangat menyayangkan kejadian ini. Ia berharap adanya evaluasi keamanan dari pihak stadion yang bekerjasama dengan pemda dan kepolisian.

"Saya berharap ini diusut tuntas para pelakunya dan dihukum seberat beratnya. Panel, kepolisian, PSSI, kemenpora harus bertanggung jawab telah jatuh korban nyawa menghilang karena sepakbola," kata Richard melalui pesan singkat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×