kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Andi tersangka, jadi kado KPK di hari anti korupsi


Sabtu, 08 Desember 2012 / 20:24 WIB
Andi tersangka, jadi kado KPK di hari anti korupsi
ILUSTRASI. Chef dan cook atau koki ternyata memiliki tugas dan tanggung jawab berbeda


Reporter: Dyah Megasari |

JAKARTA. Penetapan tersangka Andi Mallarangeng ketika masih menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olah Raga dinilai telah membangkitkan optimisme publik terhadap penegakan hukum terutama pemberantasan korupsi. Sebelumnya, publik skeptis dalam penegakan hukum.

"Ini jadi catatan sejarah ada menteri aktif jadi tersangka. Dengan tindakan KPK kemarin, skeptis itu menyingkir," kata praktisi hukum Taufik Basari di Jakarta, Sabtu (8/12), menyikapi penetapan tersangka Andi dalam perkara dugaan korupsi Hambalang.

Taufik mengatakan, selama ini KPK kerap dikritik publik lamban ketika bersentuhan dengan figur politik atau kekuasaan. Menurutnya, KPK sebenarnya berhati-hati dalam meningkatkan status seseorang lantaran tidak bisa menghentikan penyidikan. Jika sudah tersangka, perkaranya dipastikan berakhir di pengadilan.

Koordinator Investigasi Indonesia Corruption Watch Agus Sunaryanto menilai penetapan tersangka Andi adalah bingkisan menarik di hari anti korupsi sedunia yang selalu diperingati pada 9 Desember.

Menurut Agus, ke depan perlu ada kepemimpinan Presiden yang lebih kuat dalam pemberantasan korupsi. Presiden jangan hanya mengandalkan KPK. Perlu ada pembersihan di institusi Kepolisian, Kejaksaan, dan peradilan.

Diperlukan pula koordinasi yang baik antar penegak hukum. "Pemberantasan korupsi tidak bisa berjalan kalau aparat penegak hukum saling berkelahi," kata Agus.(Sandro Gatra/Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×