kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.120.000   -48.000   -1,52%
  • USD/IDR 16.805   19,00   0,11%
  • IDX 8.330   97,40   1,18%
  • KOMPAS100 1.165   25,83   2,27%
  • LQ45 834   20,52   2,52%
  • ISSI 298   2,18   0,74%
  • IDX30 430   8,24   1,96%
  • IDXHIDIV20 510   9,16   1,83%
  • IDX80 129   2,93   2,32%
  • IDXV30 139   2,61   1,92%
  • IDXQ30 139   3,06   2,26%

Anas: Saya ibarat bayi yang lahir tidak diinginkan


Sabtu, 23 Februari 2013 / 14:28 WIB
Anas: Saya ibarat bayi yang lahir tidak diinginkan
ILUSTRASI. Memanfaatkan margin trading untuk mencari cuan dengan margin trading, tetap harus hati-hati memilih sahamnya.


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Dalam pernyataan pers-nya siang ini (23/2), Anas Urbaningrum menilai, rangkaian kejadian hingga penetapan dirinya menjadi tersangka kasus Hambalang, tidak bisa dipisahkan dengan bocornya sprindik.

Dia bercerita, jika ditarik pada kejadian sebelumnya, hal ini terkait dengan kongres Partai Demokrat. "Saya tidak akan cerita panjang. Tapi intinya, ibarat bayi yang lahir, Anas adalah bayi yang lahir tidak diharapkan. Tentu rangkaiannya menjadi panjang dan rangkaian itu saya rasakan, saya alami, dan menjadi rangkaian peristiwa politik dan organisasi di Partai demokrat," paparnya.

Sayang, dia menolak menceritakan lebih rinci pernyataan tersebut.

Anas juga sadar, dunia politik bisa menjadi dunia yang kejam saat memutuskan untuk terjun ke dunia politik, khususnya ke partai Demokrat. "Saya tahu persis konsekuensinya. Saya tidak akan pernah mengeluh dengan keadaan ini dan saya punya keyakinan kuat dan semangat untuk terus menghadapinya termasuk resikonya. Itu sebuah kelaziman," ujarnya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×