kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

AMRO Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi 2022 dari ASEAN+3


Kamis, 06 Oktober 2022 / 10:47 WIB
AMRO Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi 2022 dari ASEAN+3
ILUSTRASI. Pertumbuhan ekonomi 2022 dari ASEAN+3 dipangkas


Reporter: Bidara Pink | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tim Riset Ekonomi Makro Regional ASEAN+3 (AMRO) memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi wilayah ASEAN+3. Sebagai gambaran, ASEAN+3 ini terdiri dari negara-negara di kawasan ASEAN plus China, Jepang, dan Korea.

Kepala Ekonom AMRO Hoe Ee Khor memperkirakan, pertumbuhan ekonomi ASEAN+3 pada tahun 2022 sebesar 3,7% secara tahunan, atau lebih rendah dari perkiraan semula yang sebesar 4,3% secara tahunan.

“Berlanjutnya kebijakan zero-Covid dan pelemahan sektor properti di China serta potensi resesi Amerika Serikat (AS) maupun negara-negara di Eropa, memberatkan potensi pertumbuhan ekonomi regional ini,” tutur Khor dalam acara daring, Kamis (6/10).

Seperti kita ketahui, perang yang terjadi di Ukraina, menyeret Eropa lebih dalam ke kubangan krisis energi. Dengan demikian, Eropa makin dekat ke jurang resesi.

Baca Juga: Bank Mandiri Yakin Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III-2022 Lebih Tinggi dari 5,44%

Sedangkan di AS masih berkutat dengan inflasi tinggi, sehingga Negeri Paman Sam makin agresif dalam melakukan kebijakan moneter ketat. Meski langkah ini digadang mampu menekan inflasi, tetapi ada potensi perlambatan ekonomi dengan langkah agresif ini.

Nah, kebijakan yang dilakukan oleh Amerika dan negara-negara di Eropa ini kemudian menyebabkan adanya kondisi pasar keuangan yang ketat. Negara-negara berkembang akan mendapat imbas dari langkah tersebut.

Di regional ASEAN+3 sendiri, Khor tak menyampingkan inflasi terus berakselerasi. Sumber inflasi adalah harga energi dan pangan. Bank-bank sentral di kawasan ini juga mau tak mau mengetatkan kebijakan moneternya, meski tak sekencang yang dilakukan AS dan Eropa.

Menurut perkiraannya, inflasi ASEAN+3 pada tahun 2022 akan mencapai 6,2% secara tahunan, atau jauh lebih tinggi dari perkiraan semula yang sebesar 3,5% secara tahunan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×