kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.799.000   25.000   0,90%
  • USD/IDR 17.900   47,00   0,26%
  • IDX 6.127   -2,81   -0,05%
  • KOMPAS100 807   -1,47   -0,18%
  • LQ45 611   -9,23   -1,49%
  • ISSI 216   0,35   0,16%
  • IDX30 348   -6,56   -1,85%
  • IDXHIDIV20 426   -11,92   -2,72%
  • IDX80 93   -0,89   -0,95%
  • IDXV30 118   -2,46   -2,04%
  • IDXQ30 112   -2,96   -2,59%

Amerika Latin dan Afrika bisa selamatkan ekspor


Jumat, 20 Januari 2012 / 21:40 WIB
ILUSTRASI. Jujutsu Kaisen


Reporter: Narita Indrastiti | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Pemerintah kembali menegaskan, perlambatan ekonomi di negara maju akan mempengaruhi kinerja ekspor Indonesia. Namun begitu, terselip harapan pemerintah untuk meningkatkan ekspor ke negara berkembang.

"Secara umum perdagangan global akan melambat dibandingkan dengan tahun 2011, terutama negara maju," ujar Amalia Adiniggar, Direktur Perdagangan, Investasi, dan Kerjasama Internasional Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas di Jakarta, Jumat (20/1).

Namun begitu, Amalia melihat peluang ekspor ke negara berkembang yang diyakini masih bisa tumbuh. Maka itu, Amalia berharap ada upaya pengalihan ekspor ke negara berkembang seperti Afrika dan Amerika Latin.

Seperti diketahui, Bank Dunia telah memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi global hanya 3,4% tahun 2012 dan 4% tahun 2013. Sementara pertumbuhan ekonomi negara maju direvisi dari 2,7% menjadi 1,4% tahun ini.

Sementara itu, proyeksi pertumbuhan ekonomi di negara berkembang dikoreksi menjadi 5,4% tahun 2012. Sebelumnya, Bank Dunia memperkirakan ekonomi negara berkembang tumbuh 6,2% tahun 2012.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×