kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.743.000   5.000   0,18%
  • USD/IDR 18.200   150,00   0,83%
  • IDX 5.347   -247,33   -4,42%
  • KOMPAS100 700   -36,79   -5,00%
  • LQ45 528   -29,50   -5,29%
  • ISSI 185   -9,71   -4,99%
  • IDX30 299   -17,05   -5,40%
  • IDXHIDIV20 371   -20,84   -5,32%
  • IDX80 80   -4,28   -5,11%
  • IDXV30 103   -3,99   -3,74%
  • IDXQ30 96   -6,06   -5,92%

Ambisi Menteri Rini, aset BUMN capai Rp 10.000 T


Rabu, 01 Juli 2015 / 21:50 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Di tengah isu perombakan kabinet Jokowi-JK, semangat Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini M Soemarno tak luntur. 

Menurut Rini, pada 2019 mendatang total aset yang dimiliki seluruh perusahaan pelat merah berlipat dua kali lebih, menjadi Rp 10.000 triliun.

Rini mengatakan, saat ini ada sekitar 700 perusahaan BUMN yang berkecimpung di berbagai sektor. Dia mengakui, memang beberapa diantaranya tidak dan kurang sehat. Oleh karenanya dibutuhkan sinergi antar-perusahaan BUMN, sehingga korporasi menjadi semakin besar ke depan.

"Kalau satu tambah satu itu sama dengan dua, saya harapkan dengan adanya sinergi itu satu tambah satu menjadi lima," kata Rini, usai penandatanganan nota kesepahaman antara Pertamina-Pelni-Pupuk Indonesia, Jakarta, Rabu (1/7). 

Rini lebih lanjut menerangkan saat ini total aset dari seluruh perusahaan BUMN sebesar lebih kurang Rp 4.500 triliun. "Dengan kemampuan hilirisasi dan penggunaan komponen dalam negeri, saya harapkan di 2019, aset harus lebih dari Rp 10.000 triliun," tegas Rini. 

Pagi ini dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara PT Pertamina (Persero) dengan PT Pupuk Indonesia (Persero), serta penandatanganan nota kesepahaman antara PT Pertamina (Persero) dengan PT Pelni (Persero). 

Hadir dalam kesempatan tersebut, Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto, Direktur Utama Pupuk Indonesia Arifin Tasrif , serta Direktur Utama Pelni Elfien Goentoro. (Estu Suryowati)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×