kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.620   67,00   0,38%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Ambil kebijakan soal new normal, Jokowi minta saran ilmuwan


Rabu, 24 Juni 2020 / 12:05 WIB


Reporter: Abdul Basith Bardan | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo memastikan pengambilan kebijakan di masa pandemi virus corona (Covid-19) berdasarkan data keilmuan.

Indonesia telah mengembangkan sistem informasi yang terintegrasi dalam menghadapi pandemi Covid-19. Data tersebut menjadi acuan pengambilan keputusan dengan masukan dari berbagai ahli.

Baca Juga: Jokowi klaim punya data yang komplet untuk menghadapi wabah virus corona di Indonesia

"Setiap kebijakan yang kita lakukan selalu berdasarkan pada data science. Selalu meminta saran pada para ahli ilmu pengetahuan," ujar Jokowi saat konferensi pers, Rabu (24/6).

Jokowi bilang sistem tersebut menjadi navigasi dalam memahami perkembangan Covid-19 di Indonesia. Perkembangan Covid-19 dinilai sangat dinamis.

Data tersebut akan melihat peta perkembangan kasus di daerah. Termasuk dengan zona penularan yang juga digunakan dalam menentukan kebijakan penerapan adaptasi kebiasaan baru menuju masyarakat produktif dan aman Covid-19.

"Dengan sistem ini juga kita bisa mengetahui berapa kabupaten, kota, provinsi yang berubah statusnya dari hijau menjadi kuning, dari hijau menjadi oranye, dari hijau menjadi merah atau sebaliknya," terang Jokowi.

Baca Juga: Jumlah kasus naik terus, Jokowi: Ancaman Covid-19 di Indonesia belum berakhir

Terdapat 4 pembagian zona penularan Covid-19 yang ditunjukkan dengan warna. Warna merah merupakan zona dengan risiko tinggi, warna oranye untuk zona dengan risiko sedang, warna kuning untuk zona dengan risiko rendah, dan warna hijau untuk daerah tanpa kasus.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×