kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Aliran Modal Asing Terus Mengalir ke Pasar Keuangan Domestik


Senin, 07 Oktober 2024 / 09:00 WIB
Aliran Modal Asing Terus Mengalir ke Pasar Keuangan Domestik
ILUSTRASI. Petugas menghitung mata uang rupiah di Ayu Masagung Money Changer, Jakarta, Senin (26/8/2024). Bank Indonesia (BI) mencatat aliran modal asing Rp 570 miliar ke pasar keuangan lokal sepanjang pekan pertama Oktober 2024.


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Aliran dana dari investor asing masih terus mengalir masuk ke pasar keuangan domestik. Bank Indonesia (BI) mencatat aliran modal asing sebesar Rp 570 miliar ke pasar keuangan lokal sepanjang pekan pertama Oktober 2024.

Kepala Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso mencatat pada pekan pertama Oktober 2024 terdapat aliran dana asing masuk ke pasar surat berharga negara (SBN). Sedangkan aliran modal asing di pasar saham dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) tercatat keluar dari pasar keuangan dalam negeri.

Baca Juga: Pekan Pertama Oktober, BI Catat Aliran Modal Asing Masuk Rp 570 Miliar

Di periode tersebut, pembelian neto di pasar SBN senilai Rp 6,13 triliun. Kemudian terjadi jual neto di pasar saham sebanyak Rp 4,36 triliun di pekan pertama Oktober 2024.

"Di pasar SRBI juga terjadi jual neto Rp 1,2 triliun di periode itu," kata Denny, Jumat (4/10) pekan lalu.

Apabila diakumulasikan pada semester II-2024, investor asing masih tercatat beli neto di SRBI sebesar Rp 61,41 triliun, di pasar SBN sebesar Rp 70,38 triliun dan pasar saham sebanyak Rp 49,58 triliun.

Baca Juga: Pimpin Return Tertinggi, Reksadana Campuran Didukung Volatilitas Saham dan Obligasi

Seiring dengan masuknya dana asing ke pasar keuangan domestik, premi risiko investasi Indonesia mengalami peningkatan.

Hal ini terlihat dari premi credit default swap (CDS) Indonesia 5 tahun per 3 Oktober 2024 yang sebesar 68,02 bps. Premi tersebut naik dibandingkan per 27 September 2024 sebesar 67,50 bps.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×