kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.971   60,00   0,33%
  • IDX 6.315   -19,16   -0,30%
  • KOMPAS100 830   -5,48   -0,66%
  • LQ45 627   -5,43   -0,86%
  • ISSI 218   0,30   0,14%
  • IDX30 353   -3,74   -1,05%
  • IDXHIDIV20 435   -6,25   -1,42%
  • IDX80 95   -0,51   -0,53%
  • IDXV30 119   -0,20   -0,17%
  • IDXQ30 113   -1,54   -1,35%

Akhir 2015, pelabuhan baru di Jabar mulai dibangun


Minggu, 24 Mei 2015 / 16:03 WIB
ILUSTRASI. Dividen Interim di Akhir Tahun dan Saham Pilihan Analis


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Pemerintah masih tetap serius untuk membangun satu pelabuhan baru di Jawa Barat. Sebelumnya, rencana membangun pelabuhan di Cilamaya batal, karena lokasi yang bersebelahan dengan pipa minyak PT Pertamina.

Menurut Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) rencana membangun pelabuhan terus dilanjutkan. Bahkan rencananya, pembangunan akan dimulai akhir tahun 2015 ini. "Sudah direncanakan, pokoknya akhir tahun ini," ujar JK, Jumat (22/5) di Bandara Soekarno-Hatta.

Hanya saja, JK tidak menyebutkan di mana lokasi pelabuhan itu nantinya. Sebelumnya memang direncanakan pelabuhan baru akan dibangun disekitar Subang dan Indramayu.

Mengenai investor, JK mengaku sudah berbicara dengan beberapa lembaga keuangan asal Jepang. Menurutnya beberapa lembaga keuangan sudah mengajukan minatnya untuk merealisasikan pelabuhan tersebut.

Dalam  pertemuan dengan beberapa lembaga keuangan itu, pihaknya bertekad untuk mempercepat pembangunan. Sebelumnya, dalam melakukan uji kelayakan pelabuhan Cilamaya, Indonesia menggandeng JICA.

Menteri Perencanaan Pembangunan  Andrinof Chaniago mengaku belum mengetahui secara pasti rencana tersebut. Menurutnya, belum ada rapat terbatas yang mengenai kelanjutan pembangunan pelabuhan, pasca Cilamaya dibatalkan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×