kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Airlangga Pastikan Diskon Tiket Pesawat Hingga Kereta Api Berlanjut pada Momen Nataru


Sabtu, 26 Juli 2025 / 03:45 WIB
Airlangga Pastikan Diskon Tiket Pesawat Hingga Kereta Api Berlanjut pada Momen Nataru
ILUSTRASI. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/agr. Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan bahwa pemerintah akan melanjutkan stimulus untuk menjaga daya beli masyarakat.


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan bahwa pemerintah akan melanjutkan stimulus untuk menjaga daya beli masyarakat.

Stimulus tersebut akan dikucurkan kepada masyarakat untuk menyambut momen Natal-Tahun Baru (Nataru) 2025.

Airlangga menjelaskan, stimulus yang akan berlanjut adalah diskon tarif tiket pesawat, diskon tarif kereta api, hingga diskon jalan tol.

"Pesawat, jalan tol, paling banyak kereta api (diskonnya)," ujar Airlangga kepada awak media di Jakarta, Jumat (25/7).

Baca Juga: Mensesneg Sebut Prabowo Minta Kasus Kematian Diplomat Kemenlu Diselidiki dengan Baik

Kendati begitu, Airlangga menegaskan bahwa diskon tarif listrik tetap tidak akan ada dalam stimulus yang akan dikucurkan pemerintah.

Stimulus tersebut akan diumumkan pada September 2025 dan akan mulai berlaku selama dua bulan, yakni Desember-Januari 2025.

Untuk diketahui, pemerintah telah memberikan berbagai stimulus ekonomi untuk menjaga daya beli masyarakat dan meningkatkan konsumsi domestik selama periode Juni-Juli 2025 yang juga bertepatan dengan momentum liburan sekolah.

Adapun paket stimulus tersebut antara lain diskon transportasi sebesar Rp 0,94 triliun, diskon tarif tol sebesar Rp 0,65 triliun, bantuan subsidi upah (BSU) sebesar Rp 10,72 triliun, bantuan pangan dan kartu sembako Rp 11,93 triliun, serta diskon iuran jaminan kecelakaan kerja (JKK) sebesar Rp 0,2 triliun.

Baca Juga: Istana Buka Suara Terkait Usulan Moratorium Pembangunan IKN

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×