kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Airlangga Berharap Rampungnya Negosiasi AS dengan China & Inggris Jadi Pembuka Jalan


Jumat, 16 Mei 2025 / 14:13 WIB
Airlangga Berharap Rampungnya Negosiasi AS dengan China & Inggris Jadi Pembuka Jalan
ILUSTRASI. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto berharap, rampungnya negosiasi China dan Inggris dengan Amerika Serikat (AS) terkait tarif resiprokal bisa membawa berkah bagi negara lainnya, termasuk Indonesia.

“Kita menyambut baik hasil pembahasan yang selesai dengan Inggris dan China. Sehingga tentu ini akan menjadi memudahkan langkah-langkah bagi negara-negara lain. Dan Indonesia sekarang sedang bernegosiasi,” tutur Airlangga kepada awak media, Jumat (16/5).

Airlangga menambahkan, tim negosiasi Indonesia yang diketuai olehnya terus melakukan tawar menawar dengan AS untuk mencapai kesepakatan yang diinginkan. Adapun Indonesia sendiri dikenakan tarif resiprokal sebesar 32%.

Baca Juga: Airlangga Sebut Indonesia Desak AS Wujudkan Kerja Sama Perdagangan yang Adil

Pada tahap negosiasi awal, Indonesia dan AS  sepakat untuk menyelesaikan perundingan terkait tarif dalam waktu 60 hari ke depan.?

Meski demikian, Airlangga belum bisa membeberkan terkait proses pembahasan kedua belah pihak. Sebab menurutnya hasil negosiasi akan bersifat dinamis.

“(Negosiasi) ada kesamaan, ada perbedaan, itu biasa,” tandasnya.

Sebagaimana diketahui, Amerika Serikat dan China telah mencapai kesepakatan perdagangan di hari kedua negosiasi tingkat tinggi. AS menyatakan akan menurunkan tarif tambahan terhadap barang impor dari Tiongkok dari 145% menjadi 30%.

Sementara itu, China akan memangkas bea masuk terhadap barang asal AS dari 125% menjadi 10%. Kebijakan ini akan berlaku selama 90 hari ke depan.

Baca Juga: Menko Airlangga Bertemu Menkeu AS, Dorong Proses Negosiasi Tarif dengan USTR

Sementara itu, AS dengan Inggris telah menyepakati perjanjian perdagangan baru pada Kamis (8/5/2025) waktu setempat.

Terdapat sejumlah poin yang disepakati antara AS dan Inggris, salah satunya kesepakatan dagang ini akan memperluas akses pasar AS di Inggris secara signifikan, menciptakan peluang senilai US$ 5 miliar untuk ekspor baru bagi petani, peternak, dan produsen AS.

Kesepakatan ini mencakup lebih dari US$ 700 juta dalam ekspor etanol dan US$ 250 juta dalam produk pertanian lainnya, seperti daging sapi.

Selain itu, kesepakatan juga memastikan prosedur bea cukai yang efisien untuk ekspor AS. Kedua, tarif timbal balik sebesar 10% sebagaimana diumumkan Presiden Trump pada saat "Hari Pembebasan Tarif" pada 2 April 2025 lalu, kini berlaku.

Baca Juga: Menko Airlangga Ungkap Langkah Pemerintah untuk Jaga Pertumbuhan Ekonomi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×