kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

AHY: Butuh US$ 650 Miliar Investasi Infrastruktur untuk Capai Pertumbuhan Ekonomi 8%


Jumat, 10 Oktober 2025 / 17:35 WIB
AHY: Butuh US$ 650 Miliar Investasi Infrastruktur untuk Capai Pertumbuhan Ekonomi 8%
ILUSTRASI. Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono


Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan bahwa dibutuhkan investasi jumbo pada sektor infrastruktur demi menggapai pertumbuhan ekonomi sebesar 8%.

AHY menjelaskan, berdasarkan laporan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Indonesia membutuhkan investasi infrastruktur mencapai US$ 650 miliar untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi tersebut.

“Menurut Bappenas, Indonesia membutuhkan sekitar US$ 650 miliar investasi infrastruktur untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 8%,” ujarnya dalam gelaran Indonesia International Sustainability Forum (ISF), Jakarta, Jumat (10/10/2025).

Baca Juga: AHY Pastikan Fasilitas Umum dan Rumah Rusak Karena Banjir Bali Segera Diperbaiki

Dari total tersebut, dia memerinci, sekitar US$ 190 miliar atau setara Rp 3,1 triliun harus diperoleh dari modal swasta. Menurutnya, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tidak bisa dibebankan sendiri untuk investasi infrastruktur tersebut.

“APBN tidak bisa dan tidak seharusnya menanggung beban ini sendirian. Karena itu, kami membangun ekosistem pembiayaan yang menggabungkan instrumen publik dan swasta, memobilisasi dana abadi, melibatkan mitra multilateral, serta mendorong blended finance,” terangnya.

AHY tak memungkiri bahwa investasi hanya bakal masuk bila adanya kepercayaan investor, untuk itu pihaknya fokus untuk memastikan iklim investasi yang dapat diprediksi, kepastian regulasi, serta model pembiayaan inovatif yang berani menanggung risiko.

Baca Juga: Menteri AHY Ajak Investor Buat Tanamkan Modal di Proyek Giant Sea Wall

“Kami percaya bahwa kolaborasi adalah mesin sejati pertumbuhan berkelanjutan, kunci konektivitas yang lebih baik, serta perlindungan pesisir yang kuat dari bencana alam,” tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×