CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Ahok: Nilai positif LCGC hanya ramah lingkungan


Senin, 16 September 2013 / 14:00 WIB
ILUSTRASI. Chia seed merupakan salah satu biji-bijian sehat yang sering dikonsumsi sebagai menu diet yang mengenyangkan dan sehat.


Reporter: Fahriyadi | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki T. Purnama menilai, Jakarta otomatis akan bertambah macet seiring dengan hadirnya mobil murah ramah lingkungan atau low cost green car (LCGC).

"Secara otomatis Jakarta itu pasti akan tambah macet. Kami akan coba atasi dengan bus gratis, sistem zonasi parkir, dan juga jalan berbayar elektronik atau Electronic Road Pricing (ERP)," ujar pejabat yang akrab disapa Ahok itu, Senin (16/9).

Basuki menjelaskan, kemungkinan mobil murah itu akan membanjiri jalanan pada tahun depan. Untuk itu, Pemprov DKI akan berpacu dengan waktu menyediakan bus lewat proses e-katalog.

Mengenai tarif parkir, mantan Bupati Belitung Timur ini bilang akan mempertimbangkan menaikkan tarif sekitar Rp 6000-Rp 8000 per jam. Sementara itu, untuk di Gedung-gedung, tarif parkir bisa dimurahkan agar banyak orang melepaskan kendaraannya dan diparkir di tempat tersebut.

Lebih jauh, Basuki mengatakan, sisi positif LCGC ini adalah ramah lingkungannya. Mengenai harga yang murah, ia menyatakan itu karena dapat insentif dari pemerintah.

"Seharusnya insentif bukan ke orangnya sehingga semua orang bisa beli mobil, melainkan ke transportasi umum selain kereta api," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×