kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Ahli epidemiologi sebut Budi Gunadi Sadikin cocok gantikan Menteri Kesehatan


Senin, 21 Desember 2020 / 21:43 WIB
Ahli epidemiologi sebut Budi Gunadi Sadikin cocok gantikan Menteri Kesehatan
ILUSTRASI. Wakil Menteri BUMN I Budi Gunadi Sadikin mengikuti rapat kerja dengan Komisi VI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (7/11/2019).


Reporter: Ratih Waseso | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Ahli Epidemiologi Universitas Indonesia (UI), Pandu Riono menyebut dalam cuitannya bahwa Budi Gunadi Sadikin Ketua Satgas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional cocok menjadi Menteri Kesehatan.

Hal tersebut disampaikan Pandu dalam cuitannya di akun twitternya @drpriono1 pada Minggu (20/12).

Dalam cuitan tersebut Pandu menyebut bahwa Budi Gunadi Sadikin memiliki visi dan semangat secepatnya dalam atasi pandemi Covid-19.

Terkait latar belakang Budi yang bukan dari bidang kesehatan, Pandu menyebut bahwa seorang Menteri Kesehatan tak perlu berasal seorang dokter untuk mereformasi manajemen dan sistem kesehatan publik yang disebutnya lumpuh.

"Budi Gunadi Sadikin punya visi & semangat atasi Pandemi secepatnya. Kesa pd kinerja kemenkes & Satgas. Budi layak jadi MENKES yg baru, ia punya cita2 16 juta vaksinasi dilakukan sebulan. Menkes tidak perlu dokter untuk mereformasi manajemen & sistem kesehatan publik yg lumpuh," kata Pandu dalam akun twitter pribadinya pada Minggu (20/12).

Baca Juga: Isu reshuffle berhembus, Jokowi dan wapres rapat empat mata dua kali dalam sehari

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×