kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.690.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.910   -29,00   -0,16%
  • IDX 6.410   65,94   1,04%
  • KOMPAS100 845   12,09   1,45%
  • LQ45 640   9,44   1,50%
  • ISSI 222   2,82   1,29%
  • IDX30 359   5,14   1,45%
  • IDXHIDIV20 438   4,81   1,11%
  • IDX80 96   1,44   1,52%
  • IDXV30 120   0,97   0,81%
  • IDXQ30 114   1,39   1,23%

Adhi Karya Membangun Kembali Jembatan Besuk Kobo'an yang Rusak Karena Erupsi Semeru


Jumat, 17 Desember 2021 / 22:31 WIB
ILUSTRASI. Sejumlah warga melihat jembatan Besuk Koboan atau biasa disebut Gladak Perak yang putus di Candipuro, Lumajang, Jawa Timur, Minggu (5/12/2021). ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/pras.


Reporter: Lamgiat Siringoringo | Editor: Lamgiat Siringoringo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Jembatan Besuk Kobo'an yang menghubungkan Kabupaten Lumajang dengan Kabupaten Malang hancur akibat bencana Erupsi Gunung Semeru. Hal ini membuat lalu lintas warga menjadi terganggu.

Nah, untuk membangun kembali jembatan yang kini telah  menyatu dengan debu yang dihasilkan oleh erupsi Gunung Semeru itu pemerintah menugaskan PT Adhi Karya, Tbk (ADHI).

Corporate Secretary PT Adhi Karya Farid Budiyanto mengatakan bahwa mereka ditugaskan membangun kembali Jembatan Besuk Kobo'an agar mobilitas warga kembali normal.

"ADHI kembali ditugaskan untuk menyambungkan dua kabupaten yang terdampak begitu parah akibat erupsi beberapa waktu lalu,” ujar Farid Budiyanto dalam siaran pers, Jumat (17/12/).

Hingga kini menurut Farid, ADHI saat ini tengah berfokus untuk membersihkan berbagai puing-puing bangunan yang menutupi akses warga.
Sejumlah alat berat pun dikerahkan untuk mengangkat puing-puing besar jembatan Besuk Kobo'an.

"Saat ini tengah berfokus untuk membersihkan berbagai puing-puing bangunan yang menutupi akses warga," ujar Farid.

Panjang infrastruktur jembatan ini mencapai 129 meter dengan lebar seluas 9,6 meter. Yang terletak di Kilometer (KM) 68+500 di wilayah Turen di Kabupaten Lumajang, Jatim.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×