kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.565   0,00   0,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Ada Temuan Beras Premium Ternyata Beras Medium, Ini Kata Wamendag


Rabu, 02 April 2025 / 11:05 WIB
Ada Temuan Beras Premium Ternyata Beras Medium, Ini Kata Wamendag
ILUSTRASI. Penjualan beras premium dalam kemasan di toko ritel modern, Jakarta. KONTAN/Cheppy A. Muchlis


Sumber: Kompas.com | Editor: Putri Werdiningsih

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti memberikan tanggapan soal temuan beras premium yang ternyata berisi beras medium.

Menurut Esti, Kemendag memantau adanya temuan tersebut. Hanya saja, pihaknya tidak bisa melakukan penindakan karena menjadi tugas dari Satgas Pangan Polri.

"Kalau untuk beras, untuk MinyaKita, semuanya kita juga turut memantau. Jadi kalau misalnya ada yang tidak sesuai dengan kemasan, misalnya itu kan 5 kilogram gitu, nanti kita harus bergerak dengan Satgas Pangan untuk kemudian melakukan penindakan," ujar Esti usai menghadiri open house di rumah dinas Rosan Roeslani, Widya Chandra, Jakarta, Selasa (1/4/2025).

"Karena kan yang menindak memang bukan Kemendag, tapi Satgas Pangan. Pada intinya di pemerintahan ini kita harus berkolaborasi dan bekerjasama," tambahnya.

Baca Juga: Beras Premium Lokal Dikecualikan dari Kenaikan PPN 12% di 2025

Sebelumnya, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan akan mengecek pengusaha yang terindikasi mengubah kemasan beras medium menjadi premium. Sebab praktik ini merugikan konsumen dan menciptakan ketidakadilan di pasar.

"Sudah, di beberapa tempat, kami sudah ambil sampelnya, kami cek, ternyata isinya (beras) medium, tapi tulisnya premium," kata Amran di Jakarta, Rabu (26/3/2025), seperti dilansir Antara.

Amran mengingatkan pengusaha agar tidak mengganti label dan kemasan beras medium menjadi premium demi keuntungan lebih besar. Pemerintah akan memeriksa seluruh wilayah untuk memastikan praktik ini dihentikan. Sanksi tegas menanti pengusaha yang terbukti melanggar. "Sampaikan ke semua pengusaha, jangan medium dialihkan menjadi premium. Isinya medium, tapi tulisnya premium. Karena sebentar lagi kami cek seluruh Indonesia," tegas Amran.

Baca Juga: Buyung Poetra (HOKI) Perkuat Logistik dan Distribusi Beras Premium

Ia juga meminta pengusaha menjaga integritas dan tidak merugikan konsumen, seperti kasus minyak goreng Minyakita yang sempat terjadi sebelumnya.

"Itu merugikan masyarakat, merugikan rakyat Indonesia. Saya katakan, sampaikan seperti minyak goreng kemarin, kita sampaikan dulu. Kalau tidak berubah, kami akan cek seluruh Indonesia," ujarnya. Beberapa lokasi yang terindikasi melakukan praktik ini sudah teridentifikasi. Namun, Amran enggan mengungkapkan detail wilayah dan nama pengusaha yang terlibat.

"Ya dekat-dekat lah," kata Amran saat ditanya lokasi temuan kecurangan tersebut.
 

Selanjutnya: Infinix Note 40 Pro Ponsel 5G Harga 3 Jutaan! Yuk Intip Spesifikasi Lengkapnya

Menarik Dibaca: Infinix Note 40 Pro Ponsel 5G Harga 3 Jutaan! Yuk Intip Spesifikasi Lengkapnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×