kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.709.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Ada Potensi Perlambatan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2023


Selasa, 07 Februari 2023 / 05:56 WIB
ILUSTRASI. Pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini diprediksi berada di kisaran 4,5% hingga 5,3% dengan titik tengah 5%.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. United Overseas Bank (UOB) melihat kemungkinan perlambatan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2023. Ekonom UOB Enrico Tanuwidjaja memperkirakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini berada di kisaran 4,5% hingga 5,3% dengan titik tengah 5%. 

Prediksi ini melambat dari capaian pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2022 yang sebesar 5,31%. Enrico bilang, perlambatan pertumbuhan ekonomi ini didorong oleh kombinasi beberapa peristiwa yang mampu menekan kinerja sumber pertumbuhan ekonomi Indonesia. 

"Beberapa faktor mungkin membebani pertumbuhan motor penggerak ekonomi terbesar Indonesia tahun 2022, yaitu net ekspor dan konsumsi rumah tangga," tulis Enrico dalam keterangannya, Senin (6/2). 

Baca Juga: BI Yakin Ekonomi Indonesia 2023 Tumbuh Hingga 5,3%, Ini Pemicunya

Enrico memerinci. Terkait net ekspor, dia melihat potensi perlambatan ekspor karena harga komoditas yang mulai menurun. Ini akan memengaruhi baik pendapatan Indonesia maupun pertumbuhan net ekspor pada tahun ini. 

Sedangkan dari sisi konsumsi rumah tangga, Enrico melihat dampak inflasi dari kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan pangan masih akan terasa pada tahun ini. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×