kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.980.000   16.000   0,81%
  • USD/IDR 16.488   106,00   0,65%
  • IDX 7.830   -121,60   -1,53%
  • KOMPAS100 1.089   -17,02   -1,54%
  • LQ45 797   -14,45   -1,78%
  • ISSI 265   -3,29   -1,23%
  • IDX30 413   -7,90   -1,88%
  • IDXHIDIV20 481   -7,60   -1,56%
  • IDX80 120   -2,17   -1,77%
  • IDXV30 129   -2,94   -2,22%
  • IDXQ30 134   -2,35   -1,73%

Ada Natal dan Tahun Baru, Inflasi Inti Desember Diperkirakan Naik Jadi 3,5%


Kamis, 29 Desember 2022 / 13:48 WIB
Ada Natal dan Tahun Baru, Inflasi Inti Desember Diperkirakan Naik Jadi 3,5%
ILUSTRASI. Inflasi inti pada akhir Desember diperkirakan akan berada 3,5% secara tahunan sebagai efek Natal dan Tahun Baru (Nataru). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/YU


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Danamon memperkirakan inflasi inti pada akhir Desember akan berada 3,5% secara tahunan sebagai efek Natal dan Tahun Baru (Nataru). Proyeksi tersebut meningkat dari inflasi inti pada bulan sebelumnya yang sebesar 3,30% secara tahunan.

Ekonom Bank Danamon Irman Faiz mengatakan, meningkatnya inflasi inti pada akhir tahun didorong oleh kuatnya permintaan dari masyarakat karena momentum untuk merayakan Natal dan Tahun Baru.

“Kuatnya permintaan akhir tahun karena Natal dan tahun baru, kami proyeksikan akan meningkatkan inflasi inti ke 3,5% secara tahunan,” tutur Faiz kepada Kontan.co.id, Kamis (29/12).

Baca Juga: Ini Strategi BI Menjaga Laju Inflasi

Selain itu, perkiraan tersebut juga mempertimbangkan bahwa tekanan biaya input di tingkat produsen masih meningkat, meskipun peningkatannya sudah mulai termoderasi.

Sebaliknya, Faiz justru memperkirakan inflasi umum pada akhir tahun akan sedikit melandai ke level 5,3% secara tahunan, atau turun dari inflasi bulan sebelumnya yang sebesar 5,42% secara tahunan.

Turunnya inflasi umum disebabkan karena harga-harga pangan di pasaran sudah mulai menurun, imbas hasil panen dari petani yang cukup berhasil.

“Sementara itu inflasi secara bulanan akan sebesar 0,44%,” imbuhnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] AI-Powered Scenario Analysis AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004

[X]
×