kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Ada Kendala, Realisasi Pengadaan Beras Dalam Negeri Baru Mencapai 329 Ribu Ton


Kamis, 25 April 2024 / 18:23 WIB
Ada Kendala, Realisasi Pengadaan Beras Dalam Negeri Baru Mencapai 329 Ribu Ton
ILUSTRASI. Perum Bulog melaporkan penyerapan beras dalam negeri baru mencapai 329 ribu ton atau setara 633 ribu ton gabah sepanjang tahun ini. ANTARA FOTO/Henry Purba/agr/wpa.


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perum Bulog melaporkan penyerapan beras dalam negeri baru mencapai 329 ribu ton atau setara 633 ribu ton gabah sepanjang tahun ini. 

Direktur Utama Perum Bulog Bayu Krisnamurthi mengakui minimnya penyerapan ini karena ada beberapa kendala di lapangan yang dihadapi Bulog. 

Pertama, pendeknya periode panen raya yang menyebabkan stok beras petani menumpuk dan mengantri masuk ke penggilingan. Sementara, jumlah pengering baik milik Bulog maupun swasta sangat terbatas. 

Baca Juga: Realisasi Impor Beras Pada Maret 2024 Capai 567.220 Ton

"Jadi barangnya banyak tapi waktu pendeknya (panen) sedikit, sehingga semua rebutan masuk (ke pengering) baik ke Bulog maupun swasta," ungkap Bayu dalam Halal Bihalal di Kantornya, Kamis (25/4). 

Kedua, dampak terbatasnya pupuk pada tahun lalu sampai awal tahun ini yang menyebabkan kualitas beras petani menurun. 

Hal itu membuat Bulog tidak bisa menyerap beras petani dengan maksimal lantaran Bulog memiliki aturan standar beras seperti kadar air dan kadar pecah. 

Baca Juga: Bulog Gencar Lakukan Penyerapan Gabah Petani Pasca Lebaran

"Seperti yang saya katakan kalau kadar air kami menegakkan disiplin tapi kalau yang lain kami masih bisa cari solusi," ungkap Bayu. 

Meski begitu, Bayu mengatakan secara total Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang Bulog kuasai telah mencapai 1,4 juta ton. 

"Jumlah ini banyak karena bantuan pangan belum berjalan masih menunggu update data," tutupnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×