kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.802   -28,00   -0,17%
  • IDX 8.291   159,23   1,96%
  • KOMPAS100 1.172   25,90   2,26%
  • LQ45 842   12,51   1,51%
  • ISSI 296   7,86   2,73%
  • IDX30 436   5,12   1,19%
  • IDXHIDIV20 520   1,62   0,31%
  • IDX80 131   2,69   2,10%
  • IDXV30 143   1,37   0,97%
  • IDXQ30 141   0,56   0,40%

Ada 8 solusi jitu untuk atasi banjir Kali Ciliwung


Selasa, 22 Maret 2011 / 19:42 WIB
Ada 8 solusi jitu untuk atasi banjir Kali Ciliwung
ILUSTRASI. Gambar mikroskop elektron pemindai ini menunjukkan virus corona Wuhan atau Covid-19 (kuning) di antara sel manusia (merah). Sampel virus diambil dari seorang pasien AS yang terinfeksi.


Reporter: Dwi Nur Oktaviani | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Banjir dari kali Ciliwung yang selalu menghantui Jakarta bukannya bencana yang tidak bisa diatasi. Menurut Mohammad Amron Dirjen Sumber Daya Air SDA Kementerian Pekerjaan Umum, sebenarnya ada delapan solusi penanggulangan banjir kali Ciliwung.

Pertama, akan dibuat sudetan Kali Ciliwung di Kebon Baru dan Kalibata, kedua resettlement, ketiga normalisasi kali Ciliwung pintu air (PA) Manggarai sampai Jembatan Kalibata.

"Total Solution For Ciliwung yang keempat adalah penambahan satu buah pintu air untuk pintu air Manggarai dan pintu air Karet," ujar Mohammad saat Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi V, di Gedung DPR RI Selasa (22/3).

Kelima, memfungsikan kembali kali Ciliwung lama sesuai dengan kapasitasnya. Keenam, Peningkatan jembatan di Banjir Kanal Barat (BKB) dan Ciliwung.

Sedangkan yang ketujuh revitalisasi situ-situ, pembangunan sumur resapan, parit dan penghijauan di bagian tengah serta hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciliwung dan yang terakhir kedelapan, dibuat terowongan kali Ciliwung sampai kali Cipinang.

Ia pun menjelaskan program pengendalian banjir di DKI Jakarta secara struktural dan non struktural bisa dilakukan dengan mengalihkan aliran sungai ke barat dan timur melalui Banjir Kanal Barat dan Banjir Kanal Timur.

"Ini bisa dilakukan dengan memperbaiki saluran drainase, memfungsikan polder-polder dan pompa-pompa air. Normalisasi sungai dan pengembangan sumur-sumur resapan," imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×