kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Abe: kami siap wujudkan investasi PLTUUS$ 4 miliar


Senin, 07 Oktober 2013 / 11:36 WIB
ILUSTRASI. Penuaan tubuh manusia adalah kemunduran proses fisiologis yang tidak dapat diubah terkait waktu.


Reporter: Uji Agung Santosa | Editor: Dikky Setiawan

NUSA DUA. Pemerintah Jepang berkomitmen menginvestasikan dana sekitar US$ 4 miliar untuk mewujudkan rencana pembangunan pembangkit listrik berbahan bakar  batubara di Batang,  Jawa Tengah. Untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar, Jepang menggandeng Adaro Energy.

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mengatakan, kebutuhan listrik di Indonesia akan naik dua kali lipat seiring dengan pertumbuhan ekonomi. Melihat prospek itu, Jepang siap melanjutkan rencana pembangunan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) di Batang, Jawa Tengah. Pembangkit setrum ini akan menggunakan bahan bakar batubara.

“Jepang menawarkan kepada Anda, dengan menggunakan teknologi ultra super critical generation, yang membakar batubara dalam temperatur tinggi. Pembangkit listrik Jepang telah mencapai combustrin efisiensi 43%, lebih tinggi 10% dibanding rata-rata dunia,” katanya dalam keynote APEC CEO Summit 2013 di Nusa Dua Bali, Senin (7/10).

Dia melanjutkan, jika teknologi ini dipakai oleh pembangkit listrik tenaga batubara di dunia, maka akan ada progres yang cepat untuk mengatasi perubahan iklim global. Untuk itu, di Indonesia, Jepang akan membangun dua pembangkit listrik berkapasitas 1 juta KW.

Menurutnya, pembangkit listrik ini merupakan pembangkit listrik batubara yang memiliki kapasitas tertinggi di dunia. Untuk mencukupi kebutuhan bahan bakar, Abe bilang, pihaknya juga telah melakukan kerjasama dengan Adaro Energy, perusahaan energi terbesar di Indonesia yang juga memiliki tambang batubara terbesar. Adaro bertanggungjawab memastikan pasokan batubara untuk pembangkit tersebut.

“Nilai total proyek mencapai US$ 4 miliar, dan kita telah mencapai kontrak jangka panjang untuk penjualan listrik lebih dari 25 tahun,” kata Abe.

Catatan saja, proyek PLTU Batang merupakan proyek yang sudah sepakati sejak lama oleh Jepang dan Indonesia. Hanya saja, proyek ini masih terkendala proses pembebasan lahan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×