kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

71 tahun merdeka, swasembada pangan gagal tercapai


Senin, 26 September 2016 / 22:05 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Pemerintahan Presiden Joko Widodo baru saja mengevaluasi permasalahan bangsa yang terjadi selama 71 tahun setelah merdeka. Tjahjo Kumolo, Menteri Dalam Negeri mengatakan, dari hasil evaluasi tersebut, banyak masalah yang menjadi cita-cita pendiri bangsa belum terselesaikan.

Salah satunya, kemandirian bangsa soal pangan dan papan. "Itu contoh kecil, jargon pemerintah sejak dulu. Tapi sampai 71 tahun Indonesia merdeka belum bisa dituntaskan juga," katanya Senin (26/9).

Tjahjo mengatakan, baru kebutuhan sandang, meskipun mahal sampai saat ini sudah bisa terpenuhi. "Orang mau beli sandang, murah ada, bekas ada, mahal juga ada," katanya.

Tjahjo mengatakan, agar masalah klasik, khususnya yang berkaitan dengan swasembada pangan bisa diatasi, pemerintah sekarang sedang berusaha menggenjot pembangunan 49 waduk besar untuk mengairi sawah. "Mudah-mudahan dengan itu bisa tercapai," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×