kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45974,33   -17,61   -1.78%
  • EMAS991.000 0,71%
  • RD.SAHAM -0.20%
  • RD.CAMPURAN 0.04%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.12%

6 Langkah antisipasi gelombang ketiga Covid-19 yang diramal terjadi akhir tahun


Senin, 18 Oktober 2021 / 04:40 WIB
6 Langkah antisipasi gelombang ketiga Covid-19 yang diramal terjadi akhir tahun


Sumber: covid19.go.id | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Para ahli mewanti-wanti, meski saat ini kasus Covid-19 di Indonesia sudah mengalami penurunan, namun masyarakat harus mewaspadai kemungkinan terjadinya gelombang ketiga Covid-19. 

Menurut Ketua Pelaksana Harian Tim Mitigasi Ikatan Dokter Indonesia (IDI), dr Mahesa Paranadipa Maikel MH, meskipun belum ada predisi pasti kapan terjadi gelombang ketiga Covid-19 di Indonesia, namun masyarakat bisa belajar dari kejadian peningkatan kasus Covid-19 sebelum-sebelumnya. 

"Jadi kami sampaikan ini bukan prediksi IDI, tapi kami menggunakan beberapa prediksi yang disampaikan oleh pakar-pakar yaitu, prediksi gelombang ketiga itu di akhir tahun (2021) ya," kata Mahesa dalam Media Briefing bersama Tim Mitigasi IDI: Strategi Kesiapan Gelombang Ketiga mengutip Kompas.com, Selasa (12/10/2021).

Melansir Covid19.go.id, berkaca dari tahun lalu, libur panjang akhir tahun menyebabkan peningkatan mobilitas yang bisa berdampak pada meningkatnya penularan Covid-19.

Berkaitan dengan hal tersebut, Pemerintah menyiapkan 6 strategi utama untuk mengantisipasi hal ini. 

Baca Juga: Epidemiolog sebut ada potensi lonjakan kasus Covid-19 saat Nataru, ini sarannya

Pertama, dengan memastikan pelonggaran aktivitas diikuti pengendalian lapangan yang ketat, agar masyarakat tidak menyikapi penurunan level PPKM dengan euforia yang berlebihan.

Kedua, meningkatkan laju vaksinasi untuk kelompok lanjut usia, terutama di wilayah aglomerasi dan pusat pertumbuhan ekonomi. 

Ketiga, mendorong percepatan vaksinasi anak agar imunitas anak sudah terbentuk ketika musim libur tiba.

Keempat, menertibkan mobilitas pelaku perjalanan internasional dengan aturan protokol kesehatan yang ketat, terutama ke Bali.

Baca Juga: Antisipasi gelombang baru Covid-19, analis ini pilih di rumah saja saat akhir tahun

Kelima, memperkuat peran pemerintah daerah dalam mengawasi kegiatan dan mengedukasi warga, terutama tentang rincian protokol kesehatan yang harus dijalankan. 

Keenam, kampanye protokol kesehatan untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat.

 

Selanjutnya: Ancaman serangan Covid-19 gelombang ketiga harus diwaspadai

 

 

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×