kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

40.000 buruh ancam lumpuhkan bandara


Selasa, 01 Mei 2012 / 10:24 WIB
Vincenzo, drama Korea terbaru Song Joong Ki yang tayang di tvN meraih rating tinggi.


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Dewan Buruh Sumatera Utara (DBSU) menyatakan, ada 40.000 buruh dari berbagai elemen yang akan turun ke jalan dalam aksi puncak peringatan Hari Buruh se-Dunia, Selasa (1/5/2012).

Buruh di kota terbesar di Sumatera ini akan berkumpul di Lapangan Banteng, Medan. Selanjutnya akan dilakukan konvoi, long march, blokade jalan, dan pembakaran ban di badan jalan. Selain itu, mereka berencana untuk melumpuhkan Bandara Polonia, Medan.

"Melumpuhkan bandara adalah opini publik dan isu strategis yang menurut DBSU dapat menjadi perhatian pemerintah bahwa persoalan rakyat di Sumut bukan lagi hal yang bisa dianggap sepele," kata Erwin Manalu dari DBSU.

Erwin sempat mengatakan, buruh dari Kawasan Industri Medan (KIM) Mabar, KIM Tanjung Morawa, wilayah Sunggal, dan Medan, akan melakukan long march ke Lapangan Merdeka Medan, Uniland Plaza, PT Indo Palapa di Jalan Ade Irma Suryani milik penguasa tanah Kota Medan, Beni Basri, sebelum ke Bandara Polonia.

Massa yang kemarin, Senin (30/4) sudah melakukan aksi pemanasan dengan menurunkan 3.000-an orang ini menuntut agar tanggal 1 Mei menjadi hari libur nasional. Selain itu mereka menuntut penghapusan sistem buruh kontrak (outsourcing), penghentian upah minimum, penolakan atas pemberangusan serikat buruh, penolakan atas kenaikan harga bahan bakar minyak dan tarif dasar listrik. (Mei Leandha/Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×