kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.616.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 18.111   28,00   0,15%
  • IDX 6.186   94,98   1,56%
  • KOMPAS100 811   14,88   1,87%
  • LQ45 619   12,34   2,03%
  • ISSI 214   3,34   1,59%
  • IDX30 349   7,21   2,11%
  • IDXHIDIV20 430   7,44   1,76%
  • IDX80 93   1,76   1,94%
  • IDXV30 117   2,05   1,78%
  • IDXQ30 112   2,25   2,06%

Jelang May Day, SBY kumpulkan para menteri


Senin, 30 April 2012 / 15:14 WIB
ILUSTRASI. Pekerja memeriksa kualitas ketebalan spun pile atau tiang pancang di Plant Prambon PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) di Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (21/11/2019). ANTARA FOTO/Moch Asim/ama.


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Menjelang peringatan Hari Buruh, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memanggil sejumlah menteri Kabinet Indonesia Bersatu II. Wakil Presiden Boediono tampak hadir di Istana.

Selain itu terlihat hadir, Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa, Menteri Politik Hukum dan Keamanan Djoko Suyanto, Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar, Sekretaris Kabinet Dipo Alam dan Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, SBY akan mengunjungi sejumlah perusahaan dalam memperingati Hari Buruh. Dia akan bertatap muka secara langsung dengan buruh.

Rencananya, ada sekitar 11.000 buruh yang mengatasnamakan Sekretariat Bersama Buruh yang berunjuk rasa. Mereka akan mengepung Istana Negara pada 1 Mei 2012 mendatang.

Aksi unjuk rasa ini akan menuntut penghapusan sistem kerja kontrak, kebijakan politik upah murah dan mengganti dengan upah layak nasional serta menolak kenaikan BBM. Aksi ini juga menuntut penurunan harga barang-barang pokok. Presidium Sekretariat Bersama Buruh Sultoni mengatakan, aksi dan perlawanan buruh untuk perbaikan dan kesejahteran buruh tidak hanya dilakukan pada Hari Buruh saja namun juga di hari-hari lain.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×