kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.616.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 18.111   28,00   0,15%
  • IDX 6.186   94,98   1,56%
  • KOMPAS100 811   14,88   1,87%
  • LQ45 619   12,34   2,03%
  • ISSI 214   3,34   1,59%
  • IDX30 349   7,21   2,11%
  • IDXHIDIV20 430   7,44   1,76%
  • IDX80 93   1,76   1,94%
  • IDXV30 117   2,05   1,78%
  • IDXQ30 112   2,25   2,06%

Pemerintah minta Pemda fasilitasi Hari Buruh


Senin, 30 April 2012 / 16:49 WIB
ILUSTRASI. Pasokan seret, stok vaksin Covid-19 kian menipis


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Pemerintah pusat sudah menginstruksikan pemerintah daerah agar memfasilitasi peringatan hari buruh se-dunia alias May Day yang bakal berlangsung pada 1 Mei, esok. "Kami meminta kepala daerah memfasilitasi. Saya sudah bicara dengan Gubernur Banten dan DKI Jakarta," ujar Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi di Istana, Senin (30/4).

Gamawan meminta kepala daerah melakukan langkah dan menyediakan fasilitas supaya May Day berjalan lancar. Buruh pun dapat menyampaikan aspirasinya. "Kegiatan apa yang bisa difasilitasi oleh Pemda, namanya kan ulang tahun dan peringatan. Ya kita peringati," jelasnya.

Mantan gubernur Sumatera Barat itu pun menyakini May Day tahun ini bakal berjalan lancar dan tertib, meski serikat buruh sudah menyatakan bakal mengepung Jakarta. "Saya kira berbeda dengan tahun lalu karena tahun lalu ada isu BBM. Sekarang ini ada isu apa? justru sekarang pemerintah memberikan respon ke tenaga kerja," tuturnya.

Sebagai informasi, Kepolisian mencatat pada May Day akan ada aksi unjuk rasa oleh 178.285 buruh yang tersebar di seluruh Indonesia. Untuk mengamankan aksi unjuk rasa, khusus di wilayah Jakarta , Mabes Polri menurunkan pasukan Brimob sebanyak 20 satuan setara kompi (SSK), Brimob Polda Metro Jaya sebanyak 14 SSK, dari unsur Sabhara disiapkan 7 SSK, serta personel Polres dan jajaran Polda Metro Jaya lainnya sebanyak 6.000 orang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×