kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.885   -103,00   -0,57%
  • IDX 6.111   -11,13   -0,18%
  • KOMPAS100 791   -1,98   -0,25%
  • LQ45 606   -2,01   -0,33%
  • ISSI 212   0,17   0,08%
  • IDX30 336   -1,42   -0,42%
  • IDXHIDIV20 427   0,66   0,15%
  • IDX80 90   -0,22   -0,24%
  • IDXV30 116   0,47   0,41%
  • IDXQ30 110   -0,07   -0,06%

34.764 Orang Tenaga Kerja Indonesia Magang di Jepang


Selasa, 04 November 2008 / 15:37 WIB


Reporter: Martina Prianti

JAKARTA. Menteri Tenaga Kerja Erman Soeparno mengatakan, pemerintah memutuskan bakal terus melanjutkan pengiriman tenaga kerja Indonesia sebagai tenaga magang ke Jepang.

 
Alasannya, Jepang merupakan salah satu negara di dunia yang saat ini tidak terlampau terkena krisis ekonomi global. Pertimbangan kedua, program pengiriman tenaga magang juga terkait upaya pemerintah dalam mengurangi jumlah pengangguran.

"Pengiriman tenaga magang juga membantu pengeluaran pemerintah dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) karena hampir seluruh biaya ditanggung oleh Jepang," ucap Erman usai menerima rombongan asosiasi pengusaha Jepang, Selasa (4/11).
 
Erman Menjelaskan, program pengiriman tenaga magang ke Jepang sendiri dimulai sejak tahun 1993. Catatan Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi menunjukkan, sejak tahun 1993 hingga bulan lalu setidaknya 34.764 orang tenaga kerja Indonesia berada di Jepang sebagai tenaga magang.

"Dari jumlah itu, 3.000 orang di antaranya diberangkatkan pada tahun 1997 yakni pada saat krisis keuangan. Mereka yang berangkat rata-rata berpendidikan Sekolah Lanjutan Menengah Atas (SLTA)," sambungnya.
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×