kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

34.764 Orang Tenaga Kerja Indonesia Magang di Jepang


Selasa, 04 November 2008 / 15:37 WIB


Reporter: Martina Prianti |

JAKARTA. Menteri Tenaga Kerja Erman Soeparno mengatakan, pemerintah memutuskan bakal terus melanjutkan pengiriman tenaga kerja Indonesia sebagai tenaga magang ke Jepang.

 
Alasannya, Jepang merupakan salah satu negara di dunia yang saat ini tidak terlampau terkena krisis ekonomi global. Pertimbangan kedua, program pengiriman tenaga magang juga terkait upaya pemerintah dalam mengurangi jumlah pengangguran.

"Pengiriman tenaga magang juga membantu pengeluaran pemerintah dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) karena hampir seluruh biaya ditanggung oleh Jepang," ucap Erman usai menerima rombongan asosiasi pengusaha Jepang, Selasa (4/11).
 
Erman Menjelaskan, program pengiriman tenaga magang ke Jepang sendiri dimulai sejak tahun 1993. Catatan Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi menunjukkan, sejak tahun 1993 hingga bulan lalu setidaknya 34.764 orang tenaga kerja Indonesia berada di Jepang sebagai tenaga magang.

"Dari jumlah itu, 3.000 orang di antaranya diberangkatkan pada tahun 1997 yakni pada saat krisis keuangan. Mereka yang berangkat rata-rata berpendidikan Sekolah Lanjutan Menengah Atas (SLTA)," sambungnya.
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×